Produktivitas

8 Langkah Tepat Menjadi Mahasiswa Produktif

Written by Faqihah Muharroroh Itsnaini Abid Ra

Apakah kamu sudah merasa produktif sebagai seorang mahasiswa?

Tidak banyak mahasiswa yang bisa menjadi produktif dalam kegiatan sehari-harinya. Sebagian besar mahasiswa merasa memiliki banyak tanggung jawab di luar perkuliahan, sehingga tidak mampu maksimal dalam belajar.

Sebaliknya, ada yang merasa tugas kuliah sudah sangat menghabiskan waktu, hingga ia tak sempat melakukan aktivitas lain.

Bahkan ada juga yang merasa bahwa tugas dan aktivitas lainnya sudah terlalu banyak, hingga ia lupa beristirahat atau bersenang-senang.

Meski begitu, tetap ada yang namanya mahasiswa idaman. Tolak ukur masing-masing orang tentu berbeda, namun menurut saya pribadi, mahasiswa ideal adalah mereka yang mampu menyeimbangkan segala sesuatunya.

Seimbang dalam belajar, berorganisasi, bermain, beristirahat, dan tentu saja berhubungan dengan lingkungannya.

Apalagi, masa kuliah dapat dikatakan sebagai waktu seseorang mencari dan membentuk jati diri. Suatu masa atau proses menuju lebih dewasa. Tak lagi dibawah pengawasan orangtua, mahasiswa akan dituntut untuk belajar lebih mandiri dan disiplin.

Dalam proses pendewasaan diri, sayang rasanya jika mahasiswa tidak dapat memanfaatkan waktu 24 jam dalam sehari untuk melakukan hal-hal bermanfaat. Kegiatan yang bermanfaat akan membuat seseorang lebih produktif.

Dengan produktif, hidup akan lebih bermakna, dan tidak akan ada penyesalan di akhir.

Nah, berikut beberapa cara untuk menjadi mahasiswa yang lebih produktif dan ideal. Yuk kita lihat!

Tetapkan Target dan Tujuan

Pertama-tama, kamu akan lebih mengetahui arah saat kamu menentukan target dan tujuan. Sebaiknya, hal ini kamu lakukan ketika awal menjadi mahasiswa. Sebelum menjalani kehidupan perkuliahan, kamu bisa menyusun target yang ingin dicapai selama kuliah.

Selain itu, pikirkan tujuanmu untuk masa depan. Selesai kuliah, ingin jadi apa? Bagaimana cara mencapainya? Dan seterusnya. Kalau bisa, buatlah target yang terukur dan jelas, kemudian pasang di dinding kamar agar kamu selalu ingat dengan tujuan itu.

Sudah cukup lama kuliah? Tak masalah. Kegiatan ini bisa kamu lakukan mulai sekarang, atau ketika awal semester. Dengan menetapkan tujuan, kamu akan terpacu menjadi lebih produktif dalam menjalani hari-hari.

Temukan Passion

Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash

Mahasiswa yang tidak memiliki passion atau hobi tentu lebih cepat merasa bosan. Apabila mahasiswa tidak mengerjakan hal-hal yang manfaat, tentu produktivitasnya akan menurun.

Maka, cobalah mencari dan dalami hal apapun yang kamu rasa sesuai dengan passionmu. Apakah kamu sudah menemukan kegiatan yang kamu senangi? Apakah kegiatan itu membuatmu larut di dalamnya hingga lupa waktu? Jika sudah ketemu, kuasai bidang itu dan jadilah ahli di sana.

Kamu bisa meningkatkan produktivitas jika telah mengetahui apa passion dan hobimu. Temukan kegiatan yang dapat menunjang, seperti organisasi, magang, lomba, dan semacamnya. Pengalaman di luar kampus akan meningkatkan nilaimu saat akan mencari kerja nanti.

Atur Jadwal Kegiatan

Next, buat jadwal kegiatan sehari-hari. Dalam seminggu, berikan tanda khusus pada kegiatan yang penting. Susun juga prioritas selama kuliah, mulai dari datang ke kelas, waktu istirahat, mengerjakan tugas, waktu berorganisasi, dan lain-lain. Dengan skala prioritas, kamu menjadi lebih disiplin untuk melakukan segala sesuatu.

Jangan menghabiskan energimu untuk satu hal saja. Ingatlah bahwa tugas utama sebagai mahasiswa memang untuk belajar, namun luangkan juga waktu untuk hal lain. Seperti berolahraga, berorganisasi, bersosialisasi, atau mengembangkan diri.

Istirahat Cukup

Photo by Sanah Suvarna on Unsplash

Kebanyakan mahasiswa memiliki ‘segudang’ kegiatan untuk menunjang hidup mereka. Seringkali, waktu istirahat menjadi diabaikan. Kebiasaan mahasiswa adalah waktu tidur yang terlalu malam. Padahal, waktu istirahat yang tepat adalah sekitar 6-8 jam semalam.

Namun, kebiasaan mahasiswa yang kurang baik lainnya adalah bangun terlalu siang. Saat tidak ada kelas, mahasiswa sering menggunakan kesempatan itu sebagai bentuk ‘balas dendam’ dari aktivitas begadang sebelumnya.

Kebiasaan-kebiasaan ini sebaiknya dikurangi. Dengan tidur malam yang cukup, metabolisme tubuhmu akan bekerja dengan baik. Lalu dengan bangun pagi hari, kamu memiliki cukup waktu untuk sarapan, olahraga, mandi, berdoa, atau membersihkan kamar,

Waktu istirahat yang teratur dan tepat dapat meningkatkan konsentrasi dalam belajar dan produktivitasmu sebagai mahasiswa.

Terapkan Pola Hidup Sehat

Jauh dari orangtua, mahasiswa terkadang menjadi malas untuk melakukan hal-hal sederhana yang berkaitan dengan kesehatan. Seperti olahraga, makan sayur, atau minum air putih yang cukup. Padahal, dibutuhkan fisik yang prima untuk dapat beraktivitas dalam waktu yang lama.

Coba luangkan waktu untuk olahraga sebentar di pagi hari. Jogging atau senam di dalam ruangan juga sudah bagus. Dengan olahraga rutin, peredaran darah menjadi lancar dan tubuh akan kebal menghadapi berbagai penyakit. Imbangi juga olahraga dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.

Banyak Baca Buku

Photo by Becca Tapert on Unsplash

Buku adalah jendela dunia.

Artinya, dengan membaca buku, kamu bisa memperoleh banyak sekali hal-hal baru dan pengetahuan hingga seluas apapun. Sebagai mahasiswa yang memiliki tugas utama untuk belajar, menggali sumber pengetahuan dari buku adalah poin penting.

Mahasiswa yang memiliki banyak informasi biasanya akan jadi lebih produktif. Dengan membaca banyak buku, kamu akan menyadari bahwa ilmu yang dimiliki masih sangat sedikit. Akhirnya kamu akan terpacu untuk terus belajar dan meningkatkan diri.

Sediakan waktu khusus untuk membaca buku untuk membentuk kebiasaan. Atau coba sempatkan membaca buku di waktu luangmu.

Produktivitas akan meningkat karena di saat orang lain melakukan hiburan yang kurang bermanfaat, kamu sudah berhasil menambah wawasan atau ilmu baru.

Interaksi dengan Lingkungan Sekitar

Apa kaitannya dengan menjadi mahasiswa produktif?

Tentu saja ada. Mahasiswa membutuhkan interaksi agar kondisi jasmaninya stabil dan bahagia. Kondisi tubuh dan pikiran yang sehat menjadikan produktivitas terjaga. Selain itu, hidupmu juga akan lebih mudah jika mengenal banyak orang. Di saat membutuhkan bantuan atau ada hal darurat, kamu bisa saling mengandalkan dengan orang lain.

Cobalah untuk lebih menaruh perhatian pada lingkungan sekitarmu.

Di kampus, luangkan waktu untuk mengobrol dengan teman kelas, teman organisasi, atau kakak dan adik tingkat. Di kosan, sering-seringlah bertegur sapa atau mengobrol dengan teman kos. Begitu pula di luar tempat tinggal, berinteraksi dengan tetangga sekitar akan memberikanmu manfaat tersendiri.

Bangun Jejaring

Photo by Timon Studler on Unsplash

Semakin banyak kamu berkenalan dengan orang lain, semakin produktif kegiatan yang kamu lakukan. Mengapa? Karena kenalanmu kemungkinan besar akan membantumu lebih sibuk dengan menawarkan kegiatan-kegiatan yang ada.

Dengan membangun jejaring sosial, kamu bisa mendapatkan informasi atau cerita mengenai sesuatu yang bermanfaat.

Mahasiswa ideal adalah mereka yang mampu memanfaatkan waktunya secara optimal dan menyebarkan kemanfaatan itu pada orang lain. Bagaimana, sudah siap menjadi mahasiswa ideal?