Work

8 Tips Mempersiapkan Wawancara Kerja untuk Pemula

Written by Faqihah Muharroroh Itsnaini

Buat kamu yang telah menyelesaikan studi di perkuliahan, selamat ya! Kamu telah berhasil melewati satu fase menuju kehidupan orang dewasa sesungguhnya.

Eits, tapi tunggu dulu. Tak berhenti di sana, langkah selanjutnya yang harus kamu hadapi adalah untuk mencari pekerjaan sesuai dengan kebutuhan dan keinginanmu.

Jika kamu memiliki rencana untuk berwirausaha atau membangun bisnis sendiri, tentu kamu harus mempersiapkan banyak hal, seperti konsep bisnis, modal, tim kerja, dan banyak lagi.

Namun jika kamu memilih untuk melamar pekerjaan di perusahaan orang lain, tentu ada juga beberapa hal yang harus kamu hadapi.

Umumnya, setiap orang yang melamar pekerjaan akan melalui tahap wawancara, setelah lulus seleksi dokumen (seperti surat lamaran kerja dan CV).

Seperti apa sih pertanyaan yang sering diajukan dalam wawancara kerja? Biasanya pertanyaan yang diajukan pihak pewawancara mencakup dari apa yang ditulis dalam surat lamaran atau pengalaman kerja si calon karyawan.

Mengapa wawancara perlu dilakukan? Pihak perusahaan melakukan sesi interview atau wawancara untuk mengetahui seberapa besar potensi dan kemampuan dari calon karyawan yang melamar kerja. Sekaligus menilai kesesuaian calon karyawan dengan bidang atau posisi pekerjaan yang diinginkan.

Tujuan dari wawancara ini mencakup banyak hal, diantaranya untuk menggali keterampilan calon karyawan, untuk mengetahui motivasi dan karakter calon karyawan, dan lainnya.

Nah, hasil wawancara ini akhirnya akan menentukan bagaimana nasib calon karyawan tersebut, apakah ia bisa diterima perusahaan atau tidak.

Jika kamu adalah salah satu dari pelamar kerja di luar sana, kamu harus memahami bahwa tes wawancara tidak bisa dianggap remeh.

Salah satu penyebab kegagalan dalam tes wawancara adalah karena kurangnya persiapan seseorang sebelum menghadapi pertanyaan yang diberikan.

Cara Mempersiapkan Wawancara Kerja

Maka kamu harus bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin agar performa yang ditampilkan saat wawancara menjadi lebih maksimal.

Agar lebih jelas, yuk simak beberapa tips berikut ini!.

Gali Informasi tentang Perusahaan Sebanyak Mungkin

Tak hanya mencari seseorang yang mampu dan berkualitas, namun perusahaan akan senang saat calon karyawannya sudah mengenal lebih dalam tentang perusahaan.

Ibarat PDKT, kamu akan berusaha mencari tahu informasi mengenai gebetanmu sedetil mungkin, agar ia lebih mudah tertarik dan mau didekati.

Begitu pula dalam melamar kerja, pewawancara akan mencari seseorang yang mengetahui informasi mengenai perusahaan, agar kamu tidak terkesan asal-asalan dalam mendaftar.

Carilah informasi mengenai sejarah, profil, konsep kerja, lingkungan, visi serta misi perusahaan, dan apapun itu.

Kamu dapat dengan mudah menemukan informasi perusahaan melalui website atau situs lainnya.

Menurut Albert Mahendra, Human Resources Officer dari Jakmall.com, orang yang melakukan persiapan mengenai perusahaan akan terlihat lebih menarik di mata HRD. Karena orang itu sudah tahu perusahaan yang dilamar itu perusahaan apa, sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai apa yang dilakukan.

Pelajari Posisi yang Kamu Inginkan

Selain mencari informasi tentang perusahaan, kamu juga perlu mendalami posisi pekerjaan yang kamu lamar.

Biasanya, tim HRD atau pewawancara akan menanyakan hal tersebut, untuk mengetahui sejauh mana pemahamanmu dengan tugas pekerjaan.

Kamu melamar di posisi apa? Apakah kamu tahu bagaimana job desc pekerjaan itu? Apakah kamu memiliki pengalaman di bidang itu sebelumnya? Merupakan beberapa contoh pertanyaan yang sering diajukan.

Ketika kamu belum memiliki pengalaman kerja, jangan tunda untuk mencari tahu tugas-tugas pekerjaan itu, melalui website atau bertanya pada orang lain.

Pastikan juga kamu memiliki kemampuan yang dapat menunjang posisi tersebut.

Berlatih Sebelum Wawancara

Tips selanjutnya adalah untuk berlatih menjawab pertanyaan dalam wawancara. Hal ini terkesan simpel, namun ternyata penting sekali, lho! Salah satu alasannya adalah untuk mempersiapkan mental kamu saat wawancara nanti agar bisa meminimalisir terjadinya kesalahan.

Caranya bisa dengan berpura-pura melakukan wawancara di depan cermin, atau berlatih dengan temanmu.

Coba pikirkan gambaran pertanyaan yang mungkin diajukan, kemudian carilah jawaban yang tepat.

Selain itu, kamu bisa berlatih untuk memperkenalkan diri agar menarik perhatian pewawancara. Kamu juga bisa banyak-banyak membaca jenis pertanyaan wawancara dari berbagai sumber.

Siapkan Dokumen yang Akan Dibawa

Sehari atau dua hari sebelum wawancara kerja, pastikan kembali kamu telah mempersiapkan dokumen penting yang menjadi persyaratan.

Biasanya kamu akan diminta membawa Resume atau CV, fotokopi ijazah, transkrip nilai, foto, dan lainnya. Kamu bisa membuat daftar barang-barang yang perlu dibawa saat wawancara, kemudian tandai yang sudah dipersiapkan.

Selain itu, bawalah alat tulis, seperti buku catatan, pulpen, pensil, dan sebagainya untuk berjaga-jaga bila diminta menuliskan sesuatu saat wawancara.

Jika kamu adalah orang yang gampang bosan atau gugup, kamu bisa membawa barang lain yang dapat digunakan untuk mengurangi hal itu.

Seperti earphone untuk mendengar musik atau buku bacaan sembari menunggu giliran wawancara.

Pokoknya, jangan sampai ada yang tertinggal ya!.

Tunjukkan Penampilan Terbaik

Penampilan adalah nomer satu. Meski ada pepatah “Don’t judge a person by its cover”, penampilan calon karyawan menjadi gambaran untuk penilaian awal. Karena tentu saja, penampilan adalah cerminan kepribadian yang akan dilihat oleh pewawancara.

Jika kamu berpakaian tidak rapih bahkan asal-asalan, pewawancara akan memandang kamu kamu tidak memiliki attitude yang cukup baik.

Tentunya hal ini akan berdampak pada hasil wawancara nanti.

Sebelum melakukan wawancara, pastikan pakaian yang kamu pilih telah sesuai dengan kondisi perusahaan.

Pakaian formal yang pantas untuk dipakai saat wawancara diantaranya kemeja, blazer, atau celana dan rok kain. Perhatikan juga kebersihan dirimu ya, usahakan agar kamu tampil segar dan bersemangat.

Datang Lebih Awal

Untuk memberikan kesan pertama yang baik, usahakan tidak datang terlambat saat melakukan tes wawancara. Jika bisa, lebih baik datang beberapa menit lebih awal sebelum waktu yang telah ditentukan.

Mengapa? Kamu akan punya kesempatan untuk beristirahat dan mempersiapkan diri sebelumnya.

Waktu luang ini dapat kamu gunakan untuk mengatur emosi, mengontrol pikiran agar tetap fokus, atau merapikan penampilan.

Kamu juga dapat mengetahui lokasi tes wawancara dan tempat-tempat penting yang diperlukan, seperti toilet atau kafetaria.

Berdoa dan Minta Dukungan Orang Terdekat

Nah, poin ini yang terkadang dilupakan para calon karyawan.

Dengan berdoa kepada Tuhan sebelum melakukan wawancara, kamu bisa mengurangi rasa gugup dan meningkatkan kepercayaan diri. Kamu juga bisa menjadi lebih tenang saat memasuki ruang wawancara.

Setelah berdoa, kamu bisa kembali memberitahu orang-orang terdekatmu untuk ikut mendoakan. Seringkali ucapan semangat atau dukungan dari orang lain mampu meningkatkan kepercayaan diri.

Ingatlah bahwa usaha seseorang dapat berhasil, diantaranya karena bantuan dari Tuhan. Jangan sampai sombong, tanamkan dalam pikiran bahwa kemudahan ada bukan karena usahamu semata.

Berikan Performa Terbaik saat Wawancara

Saat sudah memasuki ruangan wawancara, lakukan beberapa etika standar. Seperti tersenyum, menyapa pewawancara, menjabat tangannya, dan lain-lain.

Jangan lupa untuk terus memerhatikan kontak mata, tersenyum, dan gestur saat berbicara.

Pewawancara akan senang jika kamu menghargai pertanyaan yang diajukan, kemudian menjawab pertanyaan tersebut dengan baik.

Usahakan menjawab pertanyaan dengan singkat, jelas, dan relevan. Kamu juga dapat menjawab secara aktif dan mengajukan pertanyaan bila perlu.

Tunjukkan bahwa kamu adalah orang yang tepat di posisi perusahaan dengan tetap mempertahankan semangat, menunjukkan minat, dan memperlihatkan kemampuanmu dengan rendah hati.

Terakhir, ucapkan terima kasih setelah wawancara selesai.

Itu adalah beberapa tips untukmu yang ingin melakukan tes wawancara kerja.

Bagaimana, cukup mudah kan? Persiapkan segala hal sebelum kamu tes wawancara agar hasil yang didapatkan juga sesuai dengan harapanmu.

Selamat berjuang untuk meraih pekerjaan impian!

Tanda-Tanda Kamu Tidak Cocok dengan Pekerjaanmu

  ·   4 min read