Produktivitas

5 Sebab Konten Instagram Kamu Jelek

Written by Arni Tsalitsa

Instagram merupakan salah satu platform media sosial terpopuler dan dianggap sebagai platform terbaik untuk memperkenalkan serta menghubungkan seseorang, organisasi dan juga bisnis dengan para pengikutnya (followers). Platform ini digemari karena bentuknya yang visual dan simple sehingga  lebih menarik di bandingkan media sosial lainnya.

Berbicara mengenai bisnis dengan Instagram, saat ini tidak sedikit para owner telah memanfaatkan Instagram sebagai media pengenalan dan promosi. Bukan hanya menampilkan foto-foto kepada pengikut, kamu pun dapat membuat profil media yang menyoroti misi dan dan tujuan merek usahamu, menunjukkan produk kepada mereka dan menangkap peluang penjualan dari cara tersebut.

Jika kamu ingin mengembangkan bisnis dengan Instagram, konten adalah kunci utamanya. Oleh karena itu, buatlah konten menarik dan berkualitas tinggi agar bisnismu dapat bersaing dengan kompetitor.

Mengapa Konten Instagram Berkualitas Tinggi sangat Penting?

Mari kita bicara tentang algoritma Instagram. Banyak para pemilik bisnis saat ini merasa lebih sulit menumbuhkan akun Instagram mereka sejak algoritma itu berubah. Namun, perlu disadari bahwa algoritma tidak menghentikan kamu untuk bertumbuh dalam bisnis, itu hanya mengubah cara kamu dapat bertumbuh.

Memiliki konten Instagram berkualitas tinggi sekarang lebih penting daripada sebelumnya. Jika kita mengingat kembali tahun-tahun awal kemunculan Instagram , yang diingat yaitu jauh lebih mudah untuk mengembangkan pengikut dan mendapatkan konsumen hanya dengan posting foto dan teks seadanya.

Berbeda dengan sekarang, konsistensi adalah poinnya dan kamu harus dapat secara teratur menghasilkan serta memposting konten yang akan disukai dan tentunya melibatkan audience kamu. Melalui cara ini maka postingan kamu berpeluang untuk berada di posisi yang lebih baik.

5 Alasan Kenapa Kontenmu Jelek

Pernahkah kamu merasa bahwa konten yang kamu posting di Instagram gagal? Interaksi sedikit bahkan tidak ada sama sekali? Hanya sekian persen orang atau followers-mu yang bisa melihat? Buat kamu yang merasakan ini dan kamu yang sedang belajar membuat konten berkualitas, alasan-alasan kenapa kamu kontenmu jelek berikut ini harus kamu perhatikan.

Tidak Memposisikan Layaknya Expert

Pengguna Instagram saat ini cenderung untuk mengikuti orang,bisnis atau organisasi yang mereka anggap menarik atau ahli di bidangnya. Orang mau follow key opinion leader di nichejika kamu bukan expert di bidangnya, ya sia-sia aja. Oleh karena itu, belajarlah dan buat konten bermanfaat.

Photo by Hunters Race on Unsplash

Misalnya kamu memiliki bisnis di penjualan sayur organik secara online, maka buatlah konten yang berhubungan dengan sayur organik. Kamu dapat membuat konten tentang jenis sayur, manfaatnya, acara workshop atau pelatihan, menampilkan foto/video lahan, proses panen, menjawab pertanyaan, memberikan tips & trik, dll.

Tidak Tertarik dengan Niche-mu

Seseorang yang membuat konten sesuai passion dan tidak akan secara jelas terlihat. Konten yang dibuat tidak sesuai passion biasanya memiliki tujuan hanya untuk meningkatkan jumlah followers, apa yang saat ini tren itulah yang dibuat.

Photo by Ian Schneider on Unsplash

Tidak terlalu peduli keterkaitannya dengan akun (misal : akun berisi bisnis produk baju, tetapi ada konten yang berisi berita gosip),  hal-hal seperti inilah yang menurut saya tidak relate. Lain halnya jika konten itu dibuat sesuai passion biasanya akan secara konsisten terkait antara satu dengan lainnya, bahasa yang digunakan pun mudah untuk dimengerti.

Tidak Tahu Apa-apa

Buatlah konten yang kamu mengerti dan ketika ada yang bertanya terkait postingan kontenmu, kamu bisa menjawabnya. Teruslah belajar untuk mendapatkan ide dan membuat konten yang baik itu bagaimana. Jangan sampai kamu membuat konten yang justru kamu sendiri tidak tahu atau bahkan kamu sok tahu. Jangan!

Photo by Ian Schneider on Unsplash

Seorang Copycat

Tahukah kamu apa itu copycat? Copycat adalah sebutan bagi seorang peniru. Oleh karena itu, jadilah yang unik. Seorang copycat dalam hal konten, biasanya mereka akan meniru dari segi visual, bahasan/isi, serta gaya bahasa yang digunakan.

Photo by Lara Far on Unsplash

Tidak Ada Sisi Kompetitif

Apa yang membuatmu spesial? Apa yang membuat kamu valueable dari yang lain? Tidak ada? Lalu kenapa orang lain harus follow kamu? Nah, ini adalah pertanyaan mendasar dari sub bab bahasan ini.

Konten yang sesuai algoritma adalah konten bermanfaat yang dapat menimbulkan interaksi dengan pengguna lainnya, baik itu like,comment, save, share, dll.Apabila kamu menggunakan Instagram untuk berbisnis, jadwalkan secara rutin kapan harus posting foto-foto produk dan kapan kamu harus posting konten informatif.

Photo by Clark Tibbs on Unsplash

Buatlah pembeda dengan lainnya bisa dari segi desain konten, filter, produk yang ditawarkan dan manfaatnya. Belajarlah untuk terus berkembang dan berinovasi!