Work, Produktivitas

Aplikasikan Cara Ini Agar Lebih Bahagia di Tempat Kerja

Written by Faqihah Muharroroh Itsnaini

Apakah saat ini kamu sedang bosan dengan pekerjaanmu?

Atau kamu merasa tidak senang saat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh kantor?

Jika kamu menghabiskan 40 jam dalam seminggu, maka hampir seperempat dari waktu mingguanmu dihabiskan di tempat kerja. Wajar rasanya bila sewaktu-waktu kamu merasa capek, stress, ataupun bosan.

Dapat dimaklumi bahwa tidak semua orang bisa senang atau bahagia dengan pekerjaannya. Salah satunya dibuktikan dalam Teem Employee Happiness Survey 2017, survei kepada lebih dari 1.300 pekerja di Amerika.

Hasilnya menunjukkan bahwa 48 persen dari pekerja tidak bahagia atau hanya “agak bahagia” di tempat kerjanya. Faktor-faktor yang memengaruhi kebahagiaan ini diantaranya adalah buruknya keseimbangan dalam kehidupan kerja dan pekerja merasa kurang dihargai di tempat kerja.

Alasan yang melatarbelakangi seseorang bosan atau tidak bahagia di tempat kerjanya tentu berbeda-beda. Mulai dari bosan dengan lingkungan, jam kerja yang tidak fleksibel, bonus yang kurang, teman yang tidak menyenangkan, sampai bos yang galak. Namun, karena satu dan lain hal, kamu tidak mungkin berhenti dari pekerjaanmu.

Padahal, perasaan bahagia terbukti bisa meningkatkan produktivitas seseorang, terutama di tempat kerja. Dengan menjadi produktif, tugas-tugas yang dikerjakan juga akan semakin berkualitas. Para pekerja pun bisa lebih berkontribusi pada kemajuan perusahaan.

Semakin ke sini, semakin banyak perusahaan yang berupaya untuk membuat karyawannya lebih bahagia dan betah di tempat kerja. Caranya mulai dari mengadakan kegiatan liburan bersama, memberikan bonus tertentu, atau menyediakan beragam fasilitas hiburan di kantor. Terkadang, hal ini berhasil meski tidak serta merta membuat pekerja langsung bahagia.

Perasaan bahagia saat bekerja di kantor tentu tidak bisa datang begitu saja, namun harus terus diusahakan. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk lebih bahagia saat bekerja.

Tingkatkan Motivasi

Photo by Carl Heyerdahl on Unsplash

Pertama, cari atau ingat lagi hal-hal yang bisa memotivasi anda. Alasannya, cukup banyak orang yang tidak senang berada di tempat kerja karena mereka belum menemukan hal yang memotivasi mereka.

Akhirnya, rasa kebermaknaan dalam pekerjaan atau ikatan dengan tim menjadi tidak muncul.

Maka, coba pikirkan secara serius dan mendalam tentang caramu mendefinisikan kesenangan, kesuksesan, atau kepuasan dalam karir. Kemudian, ingat kembali motivasi kamu bekerja, tujuan apa yang ingin dicapai, orang-orang yang ingin kamu bahagiakan, dan lainnya.

Luangkan Waktu Sejenak

Photo by rupixen.com on Unsplash

Jangan memforsir diri saat mengerjakan sesuatu. Hal inilah yang bisa menjadi penghambat kebahagiaanmu di kantor. Coba luangkan waktu sekitar 10-15 menit di sela-sela bekerja. Kamu bisa bermeditasi, mendengarkan musik, berjalan-jalan, peregangan, atau menonton video hiburan.

Biarkan dirimu beristirahat sejenak agar semangatmu tetap terjaga. Setelah segar, kamu pun bisa lebih siap mengerjakan tugas berikutnya.

Ciptakan Suasana Baru

Photo by Arnel Hasanovic on Unsplash

Selanjutnya, mungkin kamu bisa menata ulang atau mendekorasi meja kerjamu di kantor. Dengan mengganti suasana, kamu bisa merasa lebih semangat dan tidak suntuk lagi.

Contohnya, kamu bisa memasang foto orang tersayang, baik orangtua, pasangan, atau sahabatmu di meja kerja. Dengan melihat mereka di tempat kerjamu, kamu bisa merasa bahwa ada orang-orang yang mendukungmu dan menjadi lebih semangat.

Ubah juga beberapa posisi barang seperti kotak alat tulis, laptop, dan lainnya. Pasang hiasan menarik seperti stiker berisi kata-kata penyemangat, atau pasang wallpaper laptop/komputermu dengan kuotes positif.

Tentu menghias meja kerja membutuhkan waktu, namun percayalah kamu akan lebih semangat bekerja saat melihatnya.

Perluas Jaringan Pertemanan

Photo by Mimi Thian on Unsplash

Salah satu alasan yang membuatmu tidak bahagia di kantor adalah karena lingkungannya. Padahal, hubungan intens bisa terjalin dengan rekan-rekan di tempat kerja. Tak hanya teman, kamu juga membutuhkan mentor atau penasihat yang bisa membantumu.

Dengan jaringan pertemanan yang luas, kamu tidak akan takut kehabisan orang untuk brainstorming, mencari ide bersama, memberikan masukan dan saran, menghibur, atau memberikan solusi. Orang-orang ini juga akan siap sedia mendukungmu dalam perkembangan diri dan karir. Namun, jangan lupa untuk menjadi teman yang juga baik bagi mereka, ya.

Jauhi Terlibat dalam Gosip

Photo by Volodymyr Hryshchenko on Unsplash

Kenapa sih hal ini menjadi penting?

Alasannya adalah karena hal-hal yang kamu dengar setiap hari juga akan memengaruhi moodmu dalam bekerja. Coba tahan keinginanmu untuk terlibat dalam obrolan sesama rekan kerja yang menjurus kepada gosip. Gosip seringkali berisikan hal-hal negatif yang belum diketahui kebenarannya.

Usahakan untuk medengar hal-hal positif agar kinerjamu juga ikut terbawa dampak baiknya. Kamu juga bisa menghindari perasaan kesal saat mendengar kabar-kabar tidak jelas yang belum pasti.


Cari Kegiatan Hiburan

Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash

Jangan menghabiskan 24/7 untuk terus-terusan bekerja, ya. Tubuh dan pikiranmu juga perlu istirahat atau melakukan kegiatan yang menghibur agar tetap bahagia.

Lakukan kegiatan yang bisa mengembalikan semangatmu dalam bekerja. Misalnya hang out bersama sahabat, nonton film bersama pasangan, atau makan malam hangat bersama keluarga.

Kegiatan-kegiatan ini bisa kamu lakukan sepulang dari kantor atau saat akhir pekan. Atau mungkin melakukan hobimu seperti memasak, merajut, atau bermain game. Intinya, buat dirimu senang dengan hal-hal sederhana yang bisa dilakukan. Nantinya ketika kamu harus mulai bekerja kembali, kamu akan merasa lebih siap dan semangat.

Seimbangkan Waktu Kerja dan Istirahat

Berkaitan dengan poin-poin sebelumnya, nih. Seringkali kamu merasa lelah atau suntuk karena istirahat yang kurang. Coba penuhi waktu istirahatmu sesuai durasi yang tepat, yaitu sekitar 7-8 jam.

Jangan biasakan untuk lembur atau begadang demi menyelesaikan pekerjaan ya. Atur waktumu sebaik mungkin agar porsi kerja dan istirahat menjadi seimbang.

Ingat Kembali Alasanmu Bekerja

Photo by Albert Dera on Unsplash

Saat kamu mendaftar posisi ini, tentu kamu telah berusaha bukan? Ingatlah tujuan awalmu bekerja di perusahaan. Bayangkan kerja keras, doa, usaha, serta harapan yang kamu alami beberapa waktu lalu.

Coba pikirkan kembali, apa alasanmu bekerja di sana? Jika karena pekerjaannya yang kamu idam-idamkan sejak dulu, tanamkan tekad kuat untuk terus melakukan yang terbaik. Sadari bahwa tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan yang sama denganmu.

Nah, itu adalah beberapa cara yang bisa kamu terapkan ketika suatu saat merasa bosan di kantor. Agar menjadi lebih produktif, jangan lupa terus bahagia ya!

Tanda-Tanda Kamu Tidak Cocok dengan Pekerjaanmu

  ·   4 min read