Produktivitas

7 Buku “Self Improvement” yang Harus Kamu Baca di Usia 20 dan 30an

Written by Kriscahyani

“Buku adalah jendela dunia”

Tentu kita familiar dengan pepatah di atas bukan? Adapun maksud dari pepatah tersebut ialah bahwa dengan buku kita dapat melihat dan menemukan “apa yang ada di luar sana”.

“Apa yang ada di luar sana” bukan selalu berarti sesuatu yang bertempat di ujung dunia, tapi sesuatu yang belum kita ketahui sebelumnya. Sesuatu yang tersembunyi yang dapat menambah cakrawala pengetahuan kita.

Menginjak usia 20an membuat benak kita mulai dipenuhi pertanyaan akan pencapaian di masa depan, arah tujuan hidup serta kapasitas diri. Oleh sebab itu, buku bertema “self improvement” tentu selalu menarik untuk menjadi bahan bacaan terutama dalam fase yang sering kali disebut dengan quarter life of crisis.

Nah, berikut rekomendasi buku bagi kamu yang sedang berada dalam usia tersebut dan berusaha meningkatkan nilai pribadi dan mengembangkan diri!

The 7 Habits of Highly Effective People by Stephen R. Covey

Dirilis pada tahun 1989 dan telah menjadi buku terlaris internasional pada masanya. Semenjak itu pula buku ini telah terjual sebanyak 25 juta kopi. Berbicara tentang bagaimana kesuksesan dipengaruhi oleh kebiasan. Stephen R. Covey mengajak kita untuk mengubah mindset tentang produktivitas.

Ingat bahwa mindset yang kamu tanamkan punya dampak yang signifikan bagi hidupmu lho!

Quiet by Susan Chain

Buku ini amat direkomendasikan untuk teman-teman yang termasuk introvert. Ya, Susan Chain sendiri memang menujukan buku ini untuk para introvert. Buku ini berisikan tentang bagaimana mengoptimalkan diri di tengah dunia yang seolah dikuasai oleh para ekstrovert.

Serta berusaha untuk membuat para introvert mampu mengatasi kesulitan dalam mencapai kesukesan sekaligus membuat mereka bangga dengan diri mereka sendiri.

The Subtle Art of Not Giving a Fck: A Counterintuitive Approach to Living a Good Life By Mark Manson

Buku ini termasuk unik karena memaparkan tentang self improvement dari perspektif yang berbeda. Mengulas tentang bagaimana bersikap bodo amat alias tidak memperdulikan pendapat orang lain tentangmmu.

Tak dipungkiri kadang kala kita merasa harus bertindak atas dasar justifikasi orang lain terhadap diri kita. Nah buku ini sepertinya cocok sekali buatmu yang sulit melepaskan diri untuk tidak menghiraukan orang lain.

The Power of Positive Thinking by Norman Vincent Pale

Berpikir positif menjadi kekuatan tersendiri yang dapat mengantarkan kita kepada pengembangan diri yang maksimal dan komprehensif. Buku ini mengajak kita untuk belajar bagaimana caranya mempercayai diri sendiri, menghilangkan kekhawatiran juga mengontrol attitude yang berperan dalam hidup yang lebih baik.

Buku ini juga terbilang spiritual mengingat sejumlah referensi yang berasal dari alkitab juga latar belakag Dr. Norman Vincent Peale yang merupakan seorang pengkhotbah.

Rich Dad Poor Dad by Robert Kiyosaki

Memasuki usia 20an kita terbilang sudah dapat belajar untuk mengatur keuangan sendiri. Namun ada baiknya membangun kesadaran terhadap literasi keuangan sejak dini.

Buku “Rich Dad Poor Dad” yang ditulis oleh Robert Kiyosaki akan menjadi guru yang tepat dalam memberikan pelajaran tentang prinsip dan cara mengelola keuangan secara efektif. Buku ini juga merupakan buku kategori self improvement terlaris di bidang keuangan yang sudah mendunia lho!

The Alchemist by Paulo Coelho

Buku yang menawarkan ruang pengembangan diri tidak melulu berupa buku-buku motivasi, tetapi juga fiksi. The Alchemist salah satunya. The alchemist bisa saja terselip di rak perpustakaan semasa sekolah yang barangkali terlewatkan untuk kita baca.

Buku ini memang fiksi, namun pesan moral yang dimuatnya tersampaikan secara nyata bagi pembacanya. Sering kali kita berada dalam posisi tokoh utama yang harus menempuh lika-liku demi mencapai mimpi. Buku ini mengajarkan tentang kebijaksanaan dan kesetiaan dalam memperjuangkan mimpi.

Jika kamu termasuk penyuka fiksi namun juga butuh motivasi, maka buku ini akan menjadi bahan bacaan yang tepat bagimu.

Tentu ada banyak buku selain yang telah disebutkan di atas yang bisa membantumu mengembangkan kapasitas diri.

Namun pesan yang disampaikan dari daftar buku di atas maupun buku lainnya tidak akan berarti kalau tidak kamu hayati dan terapkan dalam kehidupan. Jadi cobalah untuk selaras dalam membaca dan menjalankan apa yang disampaikan dari buku tersebut ya!