Lifestyle

Growth Mindset : Mentalitas Untuk Kamu Yang Mau Sukses

Written by Arni Tsalitsa

Apa yang terjadi terakhir kali saat kamu tidak mencapai tujuan?

Apakah kamu menyalahkan diri sendiri karena gagal mengeksekusi? Mungkin kamu memutuskan bahwa itu tidak cocok untukmu.

Inilah yang terjadi pada kebanyakan orang. Mereka bermaksud baik dan mulai pada jalan yang benar untuk mencapai tujuan mereka, kemudian karena satu dan alasan lainnya mereka memutus rantai tujuan tersebut.

Kita sering memperhatikan dan bersumpah alasan itu tidak akan terjadi lagi, namun karena untuk menemukan diri kita seminggu kemudian, kita membuat kesalahan yang sama saat ini.

Tetapi, tahukah kamu bahwa perubahan sederhana dalam pola pikirmu sebenarnya  dapat menempatkan kamu pada jalan yang lebih cepat menuju kesuksesan?

Nah, begitu kamu melihat bagaimana cara mengubah paradigma pola pikir yang membangun, kamu nantinya akan terbiasa dan memiliki peluang untuk mencapai suatu keberhasilan.

Mengembangkan Pola Pikir dan Mencapai Kejayaan

Istilah 'growth mindset atau mengembangkan pola pikir’ merupakan salah satu hal yang berkonotasi kebesaran/kejayaan dan prestasi tinggi.

Begitu banyak profesional telah mengadopsi istilah mentalitas ini dan melihat hasilnya, tetapi banyak orang bertindak seolah-olah itu adalah keberuntungan atau tindakan dari kekuatan yang lebih tinggi.

Yang dibutuhkan orang-orang dalam growth mindset adalah disiplin dan rasa haus akan ilmu untuk meningkatkan kualitas ataupun skill diri sendiri.

Fixed Mindset vs Growth Mindset

Kebalikan dari growth mindset adalah fixed mindset atau dikenal dengan pola pikir tetap. Melalui cara berpikir seperti ini kamu percaya bahwa segala yang kamu miliki tidak dapat diubah, baik itu kualitas, kecerdasan maupun bakat.

Orang-orang dengan pola pikir tetap selalu berpikir bahwa mereka dilahirkan dengan sifat bawaan yang mengekspresikan diri mereka seiring bertambahnya usia.

Mereka pikir tidak ada yang bisa kamu lakukan untuk mempelajari hal-hal yang secara alami tidak mampu untuk dilakukan.

Selain itu, pola pikir ini juga menolak untuk percaya bahwa kamu dapat berkembang dan upaya lain dipandang sebagai upaya yang negatif.

Photo by Braden Collum on Unsplash

Seperti halnya bakat, selalu dipandang sebagai hal yang terbatas. Jika seorang atletis bukan karena latihan dan kerja keras bertahun-tahun, maka karena mereka dilahirkan dari gen yang tepat.

Sekarang growth mindset adalah kebalikannya. Pola pikir ini akan menyadarkan kamu kalau kecerdasan yang kita miliki dapat terus berkembang seiringnya berjalan waktu dan usaha.

Misalnya ada siswa yang selama ini buruk dalam pelajaran matematika,  tetapi karena tekad dan usahanya, alhasil siswa tersebut mampu menemukan cara yang lebih mudah dicerna atau mudah dipahami oleh dirinya sendiri maupun orang lain.

Growth mindset adalah pola pikir yang memberi kamu izin untuk menjelajahi metode baru dalam mencapai tujuan.

Dibandingkan dengan fixed mindset, dimana orang berpikir mengenai beberapa tujuan tetapi tidak dimaksudkan untuk dicapai, orang yang berpikiran berkembang  atau growth mindset, mereka pasti akan berada di jalur untuk mencapai tujuan mereka bahkan bisa lebih dari itu.

Cara Mengadopsi Growth Mindset

"Begitu pola pikirmu berubah, semua yang ada di luar akan berubah bersamanya".
-TeSteve Maraboli

Jadi, jika mencapai semua yang kamu pikir mungkin menarik, kamu mungkin akan bertanya-tanya bagaimana cara mengadopsi growth mindset untuk diri sendiri.

Pertama, kamu harus bisa tetap optimis. Segala sesuatu dalam hidup bergantung pada pandanganmu, dan jika kamu memiliki pandangan pesimistis terhadap segala sesuatu, kamu nantinya akan terlalu fokus pada kegagalanmu.

Orang-orang yang optimis siap menghadapi masa depan, apa pun yang terjadi, karena mereka akan memaksimalkan apa yang mereka dapatkan. Mereka juga lebih cenderung mendapatkan pengikut karena optimisme.

Saat kamu mulai melihat tantangan yang kamu hadapi, pertimbangkan bahwa orang yang berpikiran berkembang memandang mereka sebagai peluang.

Setiap tantangan adalah cara untuk mempelajari sesuatu yang baru dan mengembangkan kemampuanmu.

Photo by Danka & Peter on Unsplash

Orang yang optimis, termasuk kamu pasti akan menantikan setiap tantangan ini dan terus mencari tantangan untuk membangun diri lebih cepat.

Pola pikir yang tetap (fixed mindset) akan membuat kamu fokus pada satu cara melakukan sesuatu. Ini akan mustahil untuk berpikir di luar kotak (outside the box) dan menghasilkan solusi baru yang lebih baik.

Jika kamu memiliki growth mindset berarti kamu bersedia untuk mencoba hal-hal baru, karena itulah cara kamu belajar.

Akhirnya, untuk mengembangkan growth mindset dengan cepat, kamu perlu bersiap untuk belajar dari kesalahan dan keberhasilan orang lain. Ini berarti membaca, menonton, dan mengamati siapa pun dan apa pun yang selaras dengan salah satu tujuanmu.

Jika kamu dapat melakukan ini, kamu dapat membuat lebih banyak keputusan berdasarkan informasi dan mencapai tujuan kamu jauh lebih cepat daripada jika kamu harus belajar sendiri.

Fokus pada Kebiasaan, Bukan Akhir

Salah satu bagian tersulit dalam mengadopsi growth mindset adalah menggeser arti kesuksesan. Mencapai hasil yang kamu inginkan hanyalah pengakuan akan kesuksesan.

Untuk benar-benar sukses, kamu perlu melakukan hal-hal yang benar setiap hari yang mengarah ke titik itu.

Photo by Brooke Cagle on Unsplash

Menilai proses selama hasil akhir berarti kamu merangkul setiap situasi, apakah berhasil atau tidak, karena ini adalah kesempatan untuk tumbuh. Setiap pengalaman yang kamu miliki adalah kesempatan untuk mempelajari sesuatu yang baru.

Jika kamu dapat mempertahankan proses berpikir itu, kamu akan menemukan kemampuan untuk mengembangkan keterampilan dan pemahaman kamu dengan sangat cepat.

Membangun Kebiasaan

Mengembangkan growth mindset membutuhkan upaya setiap hari. Jika kamu dapat mengubah proses ini menjadi kebiasaan, kamu akan melihat peningkatan yang lebih besar setiap hari, sampai kamu hampir tidak bisa mengenali diri kamu sebelumnya.

Kuncinya, bagaimanapun adalah untuk memastikan kamu membangun kebiasaan yang tepat untuk mencapai tujuan. Jika kamu bisa menumpuk kebiasaan positif dengan petunjuk konkret, kamu akan lebih cenderung untuk menindaklanjutinya.

Ketika kamu mulai memperhatikan manfaat dalam kehidupan pribadimu sendiri, kamu juga akan melihat bagaimana pertumbuhan profesional  kamu akan lepas landas. Ketika hal itu terjadi, saatnya untuk menetapkan tujuan baru.

Stoicism: Cara Tepat Menghadapi 2020

  ·   3 min read