Lifestyle, Produktivitas

10+ Kegiatan yang Harus Dilakukan Saat Kuliah: Persiapan Masa Depan

Written by Faqihah Muharroroh Itsnaini

Pernah dengar istilah “Kupu-kupu”?

Ya, betul sekali. Istilah “Kupu-kupu” mengacu pada “Kuliah Pulang-Kuliah Pulang”.

Selain itu, ada juga Kuda (Kuliah-Dagang), Kura-Kura (Kuliah Rapat), Kutu (Kuliah-Tugas), Kuno (Kuliah-Nongkrong), dan masih banyak lagi.

Kamu masuk golongan yang mana, sih?

Sebenarnya, tak ada yang salah dari jenis-jenis mahasiswa di atas. Semua ada sisi positif dan negatifnya masing-masing, pun tidak dapat dilihat dari satu sudut pandang saja.

Jika kamu baru memasuki awal dunia perkuliahan, mungkin belum terbayang akan menjadi mahasiswa seperti apa. Bagi kamu yang sudah menjalani kehidupan sebagai mahasiswa, pernahkah merasa bosan atau kurang produktif dengan kegiatan selama ini?

Ada baiknya jika kamu mencoba hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah kamu pikirkan atau lakukan. Pengalaman selama mahasiswa akan memudahkanmu ketika semakin dewasa. Pengalaman ini juga akan menjadi bekal yang bisa membantumu dalam karir ataupun kesempatan lainnya.

Begitu banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan selagi masih menjadi mahasiswa. Agar tidak menjadi mahasiswa yang biasa-biasa saja, kamu dapat mengikuti kegiatan-kegiatan berikut ini.

Seminar atau Workshop

Photo by Product School on Unsplash

Saat ini, kegiatan seminar, workshop, atau talkshow sudah semakin menjamur. Kamu dapat mengikuti kegiatan seperti ini untuk memperluas wawasan dan meningkatkan diri. Jika ada tema seminar yang menarik, kamu bisa coba mengikutinya.

Tak hanya mendapat ilmu, kamu juga bisa berkenalan dan membangun relasi dengan orang-orang yang memiliki kesamaan minat denganmu. Kamu bisa mengembangkan diri dengan cara melakukan tanya-jawab dengan pembicara, atau menggali informasi lebih dalam dari orang-orang yang baru dikenal.

Organisasi dalam Kampus dan Kepanitiaan

Photo by Dylan Gillis on Unsplash

Ada cukup banyak jumlah dan jenis dari organisasi mahasiswa intra kampus ini. Mulai dari himpunan mahasiswa tingkat jurusan, pengurus mahasiswa tingkat fakultas, hingga tingkat universitas. Kamu bisa memilih dan mendaftar salah satunya yang sesuai dengan minatmu.

Di dalam organisasi ini kamu bisa belajar banyak hal. Mulai dari kerja sama, tanggung jawab, manajemen waktu, tugas organisasi, dan lain-lain. Kemampuan soft skill seperti ini biasanya jarang kamu dapatkan dari kelas.

Selain itu, bergabung dengan organisasi akan menambah banyak teman dan bisa membangun relasi, baik dengan teman, kakak atau adik tingkat, maupun dosen dan tenaga pendidik lainnya.

Jika tidak mau terikat dalam jangka waktu yang lama, kamu bisa mencoba kepanitiaan. Setiap organisasi sering membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat sebagai panitia dalam acara mereka.

Unit Kegiatan Mahasiswa

Photo by Juliet Furst on Unsplash

Untuk kamu yang punya hobi tertentu, coba salurkan hobi itu dengan bergabung di UKM. Unit Kegiatan Mahasiswa yang tersedia sangat beragam, seperti kelompok debat, paduan suara, badminton, jurnalistik, dan lain-lain.

Kamu tinggal memilih unit kegiatan yang sesuai dengan hobimu, baik di tingkat fakultas maupun UKM universitas.

Manfaatnya tentu sangat banyak. Kamu akan bertemu dengan teman-teman baru yang punya kesamaan hobi. Kemampuanmu juga dapat dikembangkan, belajar lebih dalam bersama ahli atau senior, serta berkesempatan mengikuti perlombaan yang berkaitan dengan unit kegiatan itu.

Organisasi Luar Kampus

Photo by Tegan Mierle on Unsplash

Eits, organisasi tak hanya yang ada di dalam kampus, lho. Di luar pun sudah banyak sekali organisasi yang tidak kalah keren. Mulai dari organisasi pecinta buku, pengajar di desa, wirausaha muda, kelompok pecinta alam, dan masih banyak lagi deh. Kamu tinggal mencarinya dan menyesuaikan dengan minat serta bakatmu.

Lagi dan lagi, manfaatnya tentu luar biasa. Kamu bisa melatih soft skill seperti komunikasi, problem solving, leadership, menambah relasi, berkenalan dengan orang-orang hebat, dan banyak lagi.

Organisasi di luar kampus ini juga memiliki durasi yang berbeda-beda. Ada yang durasi keanggotaan atau kepengurusannya hanya satu tahun, namun ada juga yang seumur hidup.

Hal yang membedakannya dari organisasi dalam kampus, kamu bisa mendapat sudut pandang baru serta kenalan orang-orang baru yang umumnya sangat berbeda dari lingkungan kampus.

Volunteering

Photo by Anna Earl on Unsplash

Next, untukmu yang berjiwa sosial tinggi. Menjadi relawan atau volunteer adalah salah satu bentuk pengabdian pada masyarakat. Kamu bisa menjadi relawan pengajar, bencana alam, atau relawan bagi penyandang disabilitas. Intinya, sekarang sudah banyak sekali komunitas relawan di Indonesia.

Aktiflah mencari informasinya di internet. Kemudian, sesuaikan dengan waktu dan kemampuanmu. Meski dengan menjadi relawan kamu harus mengorbankan tenaga dan waktu, kamu bisa mengasah jiwa agar lebih peka terhadap sesama.

Kamu juga bisa memperluas jaringan sosial, mendewasakan diri, belajar lebih banyak bersyukur, dan tentunya mendapat kepuasan tersendiri saat bisa membantu orang lain.

Ikuti Kompetisi

Photo by Glenn Carstens-Peters on Unsplash

Tak hanya cerdas secara teori, coba praktekkan kemampuanmu selama di kampus pada kompetisi-kompetisi. Lomba yang diadakan sangat banyak dan beragam. Mulai dari lomba esai, lomba fotografi, business case, debat, dan lain-lain. Jika rajin mencari, kamu pasti mudah menemukan informasi tentang lomba itu.

Tidak usah berpatokan untuk selalu menang. Tujuan utama dari mengikuti lomba adalah untuk pengalaman dan mengasah kemampuan. Percayalah, kamu tidak akan merasa sia-sia dari mengikuti kompetisi di bidang yang kamu sukai.

Asisten Dosen

Photo by ThisisEngineering RAEng on Unsplash

Kegiatan menarik yang bisa kamu coba. Ada beberapa jurusan dan dosen yang memang mencari asisten dosen secara berkala. Beberapa asisten dosen bahkan mendapat bayaran tertentu. Wah, menarik banget ya?

Dengan menjadi asisten dosen, kamu bisa lebih akrab dengan dosen dan memudahkanmu dalam mata kuliah. Selain itu, kamu bisa lebih dikenal dan diandalkan oleh teman-temanmu atau adik tingkat.

Kerja Sampingan, Part Time, atau Freelance

Photo by Tran Mau Tri Tam on Unsplash

Buat kamu yang mau coba pengalaman sedikit berbeda, produktif sekaligus menambah uang jajan, kamu bisa coba kerja sampingan.

Kerja part time atau freelance tidak mengganggu kuliah karena waktu kerjanya akan lebih fleksibel, beberapa bahkan tidak harus dilakukan di tempat. Kamu bisa mencari kerja sampingan sebagai barista, content writer, videographer, dan lain-lain.

Pengalaman kerja ini bisa menjadi portofolio untuk kamu cantumkan di CV. Biasanya, nilaimu di mata perusahaan akan meningkat karena dianggap sudah memiliki pengalaman di dunia kerja sesungguhnya. Tapi, carilah pekerjaan yang sesuai passion dan tujuan hidupmu ya.

Bikin Usaha

Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash

Nah, banyak juga mahasiswa yang memilih kegiatan ini. Tak harus langsung bisnis besar, kamu bisa mulai usaha kecil lewat online shop atau berjualan langsung pada teman-temanmu. Jika kamu memang berjiwa wirausaha, kamu pasti bisa membangun usaha secara konsisten.

Memang tak mudah, namun hasil dan manfaat yang kamu dapatkan juga sangat besar. Diantaranya, kamu bisa menambah pemasukan, lalu lebih siap ketika lulus nanti karena tak lagi bergantung pada mencari lowongan pekerjaan.

Magang

Photo by Mimi Thian on Unsplash

Hampir sebagian besar perusahaan membuka kesempatan magang bagi para mahasiswa. Durasinya bervariasi, biasanya sekitar 2-6 bulan. Biasanya magang dibuka untuk kamu yang sudah semester-semester akhir, meskipun ada juga yang membuka kesempatan bagi mahasiswa semester awal.

Kegiatan magang ini akan sangat berguna bagi pengalamanmu, karena kamu jadi tahu dan merasakan dunia kerja sesungguhnya. Selain ada gaji bagi mahasiswa magang di beberapa perusahaan, kamu juga bisa mendapat kesempatan untuk menjadi karyawan tetap bila performamu dinilai baik.

Peluang untuk mendaftar kerja pun akan terbuka lebar karena perusahaan melihatmu sebagai seseorang yang memiliki pengalaman sebelumnya.

Nah itulah sejumlah kegiatan yang bisa kamu ikuti agar menjadi mahasiswa yang outstanding, atau berbeda dari kebanyakan. Tentunya ada banyak sekali jalan yang bisa kamu ambil untuk terus mengembangkan diri sebagai mahasiswa.

Apapun kegiatannya, sesuaikan dengan minat dan bakatmu. Mau coba berkegiatan atau bersantai-santai, semua pilihan ada di tanganmu.

Stoicism: Cara Tepat Menghadapi 2020

  ·   3 min read