Opini, Lifestyle

Ketika Kehilangan Arah Hidup, Ini Cara Untuk Kembali dan Berubah

Written by Arni Tsalitsa Abid Ra

Apakah kamu pernah merasa berkeliaran di kehidupan tanpa arah? Apakah kamu bertanya-tanya bagaimana cara menemukan dirimu kembali dan berubah?

Kalau kamu merasa kehilangan dirimu yang sebenarnya karena suatu hubungan, karier, kebiasaan buruk, atau hanya merasa tersesat dalam kehidupan secara umum, kamu tidak sendirian!

Kita semua pernah merasa tersesat di beberapa titik dalam kehidupan kita.

Hanya karena kamu tidak mengetahui semuanya bukan berarti kamu gagal dan tidak akan pernah menemukan dirimu lagi. Itu hanya berarti bahwa kamu bergerak melalui proses transformasi yang berantakan dan indah.

Ya, kekacauan bisa jadi indah. Itu semua masalah perspektif.

Hidup memang terkadang dijalani dalam kekacauan. Jika kamu ingin menemukan siapa diri kamu kembali, kamu harus baik-baik saja dalam menjalani semua ini.

Berikut adalah 4 cara untuk menemukan dirimu kembali ketika kamu merasa tersesat dalam hidup :

Sementara, Lepaskan Penggunaan Teknologi

Dalam masyarakat di mana kita terus terlibat dengan berbagai bentuk teknologi, sangat mudah untuk merasa terputus dari diri sendiri. Teknologi telah menjadi alat komunikasi dan sumber pengetahuan tak terbatas.

Sayangnya, hal itu juga menyebabkan kita menjadi lebih terputus dari diri kita sendiri, satu sama lain, ataupun dalam kehidupan secara umum.

Photo by Yogas Design on Unsplash

Komputer dan teknologi komunikasi memberi kita realitas "virtual" yang berarti "hampir seperti atau sangat mirip, tetapi tidak persis sama dengan".

Dengan cara ini, teknologi telah menjadi pelarian dari realitas kehidupan atau dapat dikatakan bahwa saat ini banyak dari kita yang menghabiskan waktu berhari-hari hanya untuk menjalani kehidupan di dalam teknologi.

Pernahkah kamu melakukan detoksifikasi digital selama satu hari, satu minggu, atau bahkan satu bulan? Merasa cemas memikirkannya?

Melepaskan penggunaan teknologi bukan hanya tentang memutuskan sambungan dari dunia digital. Sebaliknya, ini lebih tentang untuk kembali kepada diri sendiri dan berfokus pada apa yang penting bagi kamu.

Pastikan untuk mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari, walaupun itu hanya untuk satu jam. Hapus semua gangguan dan hubungkan kembali lingkungan antara kamu dan orang lain secara nyata, bukan di dunia maya.

Ambil Risiko Besar

Apakah kamu bermain dalam zona yang sangat aman sekarang? Kapan pun ketika saya terlalu lama berada di dalam batas zona nyaman, saya merasa bosan dan tidak bersemangat.

Alasan terbesar mengapa begitu banyak orang tidak bahagia adalah karena mereka memilih untuk menjadi biasa-biasa saja (zona nyaman) daripada harus mengambil risiko.

Mereka mengambil tujuan yang aman dan praktis karena mereka tidak ingin merasa terguncang atau terbebani. Saya mengerti bahwa melawan apa yang orang lain lakukan dan inginkan untuk kamu ini adalah berisiko.

Photo by Fer Nando on Unsplash

Sayangnya, bermain dengan aman sebenarnya membuat kamu tidak berhasil. Dalam pengalaman saya, ini adalah cara tercepat untuk merasa tersesat dalam hidup.

Jika hidup selalu dapat diprediksi, kamu tidak akan pernah berubah. Oleh karenanya, kamu juga tidak akan pernah tumbuh.

Perubahan adalah satu-satunya yang konstan dalam kehidupan. Jika kamu tidak mengikuti perubahan, kamu akan ketinggalan. Sesederhana itu!

Tidak nyaman adalah satu-satunya cara menjadi belajar siapa kita sebenarnya. Itulah bagaimana cara kita untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri.

Teruslah Meraih Mimpi, Hiraukan Orang Lain

Akan selalu ada seseorang yang tidak setuju dengan jalan hidup kamu. Tidak peduli apa yang kamu lakukan atau katakan, akan ada opini dan penilaian.

Orang-orang mendapat masalah ketika mereka mulai membiarkan orang lain menentukan arah hidup mereka. Jangan biarkan siapa pun memberi tahu kamu bahwa hal-hal yang kamu inginkan dalam hidup ini terlalu boros atau tidak terjangkau.

Tetaplah melangkah di jalurmu sendiri. Hiraukan orang yang bisa membuatmu hancur dan menyerah.

Photo by Andrey Larin on Unsplash

Jangan biarkan suara pendapat orang lain menenggelamkan suara hati kamu sendiri, dan yang paling penting miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi diri.

Jangan takut mengambil risiko dan bermimpi besar. Satu-satunya orang yang menahan kamu adalah kamu, jadi keluarlah dari jalan kamu sendiri.

Bahkan yang orang-orang sukses di dunia ini diejek karena tujuan dan impian mereka yang tinggi. Apakah itu menghentikan mereka? Tidak, dan itu tidak akan menghentikan kamu juga.

Tantang Diri Kamu dari Dalam

Jika kamu ingin mengubah hidup, kamu harus menghentikan kebiasaan burukmu dan menantang diri kamu dari dalam (jati diri).

Jika kamu terus-menerus berkata, "Saya tersesat" atau "Saya tidak bisa diperbaiki," itulah yang akan terus kamu tarik ke dalam kehidupan.

Ingatlah bahwa perkataan yang kamu ucapkan akan merangsang jalan pikiranmu, itulah juga yang akan menentukan bagaimana kamu bertindak dalam hidup. Jadi, katakanlah dan pikirkan hal-hal yang positif.

Cobalah untuk melafalkan afirmasi harian untuk mengingatkan dirimu bahwa posisi kamu dalam hidup tidak permanen. Sehubungan dengan mengurangi pikiran negatif, afirmasi telah terbukti membantu seseorang untuk tidak berlama-lama pada pengalaman negatif.

Photo by Noah Buscher on Unsplash

Ketika kamu dapat mengganti pesan internal negatif (dari dalam diri) dengan yang lebih positif, kamu dapat membuat jalan cerita hidup yang lebih memberdayakan tentang siapa kamu dan apa yang dapat kamu capai.

Coba ulangi frasa berikut setelah kamu bangun besok pagi :

“Saya tidak tersesat. Saya sedang dalam perjalanan transformasi!"

Jika ini tidak mempengaruhi kamu, buat afirmasi kamu sendiri dan ulangi sepanjang hari setiap kali kamu merasa kehilangan.

Tidak peduli seberapa kerasnya kehidupan, ingatlah bahwa kehilangan diri sendiri tidak harus menjadi hal yang buruk. Itu berarti mengevaluasi kembali apa yang penting bagi kamu.

Ini adalah kesempatan untuk memulai bab baru dalam kehidupan epikmu dan menciptakan apa pun yang kamu inginkan.

Kamu tidak perlu memiliki semua jawaban untuk menikmati hidup sepenuhnya. Berhentilah khawatir dan mulailah hidup.

Mengenal “Bias Negatif dalam Berpikir”

  ·   2 min read