Opini

Mengapa Seseorang Mudah Tersinggung? Berikut alasannya

Written by Adrianus Sukanto

Sebagai manusia yang memiliki berbagai macam emosi, kita semua pasti pernah merasa tersinggung. Sejatinya, wajar saja jika kita tersinggung dengan suatu hal yang memang menyebabkan sakit hati. Namun, bagaimana jika kita mudah tersinggung termasuk terhadap hal-hal kecil di mata orang banyak? Hal tersebut tentunya akan merepotkan diri kita sendiri.

Terkadang kita sendiri sadar bahwa kita mudah tersinggung, namun tidak memahami apa penyebabnya. Jika tidak memahami apa penyebabnya, mungkin kita juga akan kesulitan untuk mengontrol perasaan kita.

Di sisi lain, pernahkah kamu bertemu dengan seseorang yang mudah tersinggung dengan perkataan atau sikapmu? Jika pernah, mungkin kamu bertanya-tanya, mengapa ia sangat mudah tersinggung? Apakah ucapan atau sikapmu memang membuatnya tersinggung? Atau memang ia yang berlebihan menanggapi ucapan atau sikapmu?

Sebenarnya, mengapa kita dapat mudah tersinggung? Berikut beberapa penyebab yang dapat memberikan pemahaman mengapa kita mudah tersinggung.

Insecure terhadap diri sendiri

Sumber: WinNetNews

Perasaan insecure atau merasa kecil dibandingkan orang lain tentu pernah dimiliki oleh kebanyakan orang. Namun, terkadang mereka tidak menyadari hal tersebut. Seringkali, orang yang insecure cenderung terlalu  memikirkan tanggapan atau pemikiran orang lain tentang dirinya.

Hal tersebut telah diungkapkan oleh salah satu psikolog klinis, yaitu Linda Blair. Dilansir dari Kompas.com, Linda Blair menyarankan sebaiknya kita mengubah pola pikir kita untuk dapat mengatasi perasaan insecure tersebut. Ada baiknya kita menjadikan penilaian seseorang sebagai motivasi kita untuk mengembangkan diri kita, bukan untuk membandingkan diri kita terhadap orang lain.

Tidak menerima kritikan

Sumber: spiritualityhealth.com

Tidak semua orang dapat menerima kritikan dari orang lain dengan lapang dada. Hal ini dipengaruhi oleh pemikiran tertutup yang menyelingkupi diri orang tersebut. Sederhananya, ketika seseorang berpemikiran tertutup dan tidak menerima kritikan dari orang lain, maka ia akan mudah tersinggung.

Secara umum, orang yang tidak menerima kritikan merupakan orang yang merasa dirinya benar. Sikap seperti ini yang seharusnya segera disadari dan diatasi. Jika tidak, besar kemungkinan orang tersebut tidak dapat mengembangkan dirinya. Nah, oleh karena itu kita harus dapat membuka diri pemikiran bahwa tidak selamanya kita menjadi yang paling benar.

Tidak mengakui kekurangan

Sumber: phillymag.com

Sikap yang satu ini memang sedikit mirip dengan tidak dapat menerima kritikan. Namun, tidak semua orang mau mengakui dan memperbaiki kekurangan yang dimilikinya.

Salah satu contohnya ketika seseorang mendapat nasihat untuk memperbaiki kekurangannya. Alih-alih mendengar dan menerima nasihat tersebut, ia justru merasa bahwa ia sedang dikucilkan. Akibatnya, ia merasa tersinggung dengan nasihat yang ia dapat karena tidak mengakui kekurangannya.

Mengalami stres

Sumber: ideascale.com

Stres memang memiliki hubungan yang erat dengan perasaan seseroang. Jika seseorang mengalami stres, maka tidak heran ia dapat dengan mudah tersinggung. Stres yang dialami seseorang sering disebabkan karena ia memiliki banyak pikiran. Pikiran yang cenderung mengganggu tersebut tentu dapat menghancurkan suasana hatinya.

Ketika berbicara dengan seseorang yang mudah tersinggung, tentu kita harus menjaga sikap kita terhadapnya dengan hati-hati. Hal ini juga berlaku sebaliknya, orang lain akan berhati-hati untuk berbicara dengan kita jika kita memiliki perasaan mudah tersinggung. Lebih buruk lagi, mungkin kita tidak akan memiliki teman bicara jika kita memiliki perasaan mudah tersinggung.

Lalu, bagaimana jika kita bertemu dengan orang yang mudah tersinggung? Apa yang harus kita lakukan? Mungkin kamu dapat bertanya kepadanya secara baik-baik mengapa ia mudah tersinggung.

Kamu juga harus sabar menghadapi seseorang yang bersikap seperti itu dan membantunya agar pelan-pelan dapat menghilangkan kebiasaan mudah tersinggung dalam segala hal. Kalau memang diperlukan, kamu dapat bersikap tegas jika memang sikapnya sudah berlebihan, seperti memperburuk masalah yang seharusnya dapat terselesaikan dengan cepat.

Mengenal “Bias Negatif dalam Berpikir”

  ·   2 min read

Video Sindrom TikTok: Sarkasme untuk Anak Muda

  ·   3 min read