Produktivitas, Lifestyle

7 Cara Meningkatkan Minat Baca

Written by Faqihah Muharroroh Itsnaini

Membaca, aktivitas sederhana yang mungkin masih sebagian besar orang malas lakukan. Beberapa orang senang membaca, namun beberapa akan berusaha menghindari, karena menurut mereka membaca itu membosankan. Bahkan ada yang mengakui bahwa membaca buku menyebabkan mereka pusing hingga mengantuk. Apakah benar sesulit itu?

Salah satu survei yang sering disebutkan, penelitian World’s Most Literate Nations oleh CCSU (Central Connecticut State University), Indonesia menempati posisi 60 dari 61 negara pada 2016. Namun ada sanggahan atas data CCSU tersebut, karena hanya menilai dari empat kategori, salah satunya yaitu perpustakaan. Banyak yang mengatakan, meski pengunjung perpustakaan di Indonesia masih sedikit, namun antusiasme masyarakat ke festival buku, toko buku, atau diskusi buku di media sosial sangatlah tinggi.

Berdasarkan hasil survei lain, World Culture Index Score 2018, minat baca masyarakat Indonesia meningkat signifikan. Indonesia ada di urutan ke-17 dari 30 negara yang disurvei. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu membaca selama enam jam/minggu, mengalahkan beberapa negara lainnya yang membaca hanya selama tiga jam/minggu.

Dari sana, kita dapat melihat bahwa untuk mengukur minat baca secara akurat masih sangat sulit. Alasannya tentu karena indikator dan jumlah responden yang digunakan dalam survei itu berbeda-beda.

Jika diperhatikan, keinginan membaca masyarakat Indonesia sebenarnya cukup meningkat, namun mungkin belum merata.

Lalu, mengapa kita perlu perhatian dengan minat baca negara Indonesia yang masih rendah? Salah satunya karena besar kemungkinan seseorang salah menerima atau mengartikan informasi yang tersaji melalui tulisan. Jika tidak dikaji lebih dalam, seseorang jadi mudah terkena hoaks atau berita bohong.

Dengan rajin membaca, kita bisa memperkaya ilmu. Membuka pikiran, meningkatkan kecerdasan, berimajinasi, menemukan ide baru serta solusi, dan masih banyak lagi manfaatnya.

Buktinya adalah sebagian besar negara-negara maju di dunia memiliki minat baca yang tinggi. Mereka terbiasa membaca di rumah, perpustakaan, saat perjalanan, ataupun waktu senggang lainnya.

Nah, daripada meributkan tingkat minat baca di Indonesia, sebaiknya kita berfokus untuk meningkatkan diri sendiri. Bagaimana sih cara menumbuhkan minat baca agar bisa ketagihan membaca?

Alokasikan Waktu Khusus

Photo by Brad Neathery on Unsplash

Mulai biasakan diri membaca buku. Buku seperti apa? Apapun bukunya, tidak masalah. Awali dengan membaca buku yang kita sukai (meski ringan), misalnya novel romansa remaja, atau cerita Superhero. Dalam sehari, luangkan waktu untuk membaca selama kurang lebih 10-15 menit atau habiskan beberapa lembar. Kebiasaan ini akan semakin meningkat jika dilakukan terus-menerus.

Berkunjung ke Perpustakaan

Photo by Susan Yin on Unsplash

“Hari gini mainnya ke perpustakaan?”

“Lu kuper ah. Engga asik”

Jangan salah, sekarang perpustakaan di berbagai daerah sudah semakin keren, lho! Jika biasanya pandangan orang terhadap perpustakaan adalah tempat yang suram atau membosankan, hal itu sudah jarang terjadi.

Di kota-kota besar, perpustakaan nasional dan daerah telah menyediakan tempat yang nyaman, disertai pendingin ruangan, kursi empuk, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Di daerah tertentu yang jauh dari pusat kota memang belum banyak ditemukan perpustakaan khusus, tapi ada beberapa Taman Baca Masyarakat (TBM) yang bekerja sama dengan penduduk setempat agar layanannya semakin optimal.

Dengan mengunjungi perpustakaan atau TBM di waktu senggang, kita akan semakin terbiasa dengan kehadiran buku. Tentu saja keuntungan lainnya adalah kita tidak perlu menyiapkan anggaran khusus untuk membaca buku yang diinginkan. Jika perlu membaca, tinggal datang dan pinjam ke perpustakaan!

Buat List Buku Menarik atau Rekomendasi

Photo by Cathryn Lavery on Unsplash

Salah satu alasan seseorang malas membaca mungkin karena tidak tahu buku apa yang menarik dan tepat. Nah, kita bisa mengatasi hal ini dengan cara mencari tahu genre buku yang disukai. Apakah drama percintaan? Fantasi? Atau misteri? Mulailah dengan mencari melalui internet atau bertanya pada orang lain.

Rekomendasi dari internet atau orang terdekat tentang buku yang menarik akan memudahkan kita saat membacanya. Terlebih lagi jika orang yang dimintai rekomendasi memiliki kesamaan rasa dengan kita. Dengan membuat list khusus dan mencatat buku rekomendasi, rasa keingintahuan seseorang terhadap buku sejenis akan semakin besar.

Gabung dengan Komunitas Pecinta Buku

Untuk meningkatkan keinginan membaca, kita perlu lingkungan yang mendukung. Saat ini, banyak sekali komunitas pecinta buku yang ada, baik offline maupun online. Dengan bergabung dalam komunitas ini, kita dapat berdiskusi dan bertukar pikiran dengan sesama pecinta buku. Misalnya klub buku di kampus, komunitas buku di dekat rumah, atau sesimpel bergabung di platform Goodreads.

Tak perlu takut dianggap kutu buku yang kuper. Kenyataannya, banyak orang yang rajin membaca memiliki kecerdasan di atas rata-rata, lalu punya banyak teman karena pengetahuan mereka. Para pecinta buku juga seringkali supel, hangat, dan terbuka dengan topik apapun.

Buat Target Membaca

Photo by Estée Janssens on Unsplash

Selanjutnya, jika kita sudah cukup terbiasa membaca, mulailah membuat target bacaan. Misalnya target untuk menamatkan minimal dua buku dalam sebulan. Tak usah yang muluk-muluk, sesuaikan juga target itu dengan kondisi kita. Jika mampu melewati satu target, baru kemudian seterusnya bisa kita tingkatkan. Seperti untuk menamatkan tiga sampai lima buku, kemudian membuat ringkasan. Dengan membuat target, seseorang menjadi lebih termotivasi untuk melakukannya.

Kurangi Media Sosial

Photo by Austin Distel on Unsplash

Sadar, engga? Bermain media sosial seringkali menghabiskan waktu kita. Jika yang dilakukan atau dicari adalah hal penting berkaitan dengan tugas kuliah misalnya, tentu tak masalah. Namun kebanyakan hal yang dikerjakan di media sosial kurang bermanfaat. Mulai sekarang, kurangi waktu bermain media sosial dan coba ganti dengan membaca buku. Sekian menit bahkan jam berselancar di dunia maya sudah dapat menamatkan satu buku bacaan, lho!

Manfaatkan Gadget untuk Membaca

Photo by James Tarbotton on Unsplash

Last but not least, sebagian besar buku sudah memiliki versi elektroniknya (e-book). Maka, untuk orang-orang yang seringkali tidak punya waktu untuk membeli buku atau berkunjung ke perpustakaan, bisa memanfaatkan fitur e-book. Berbagai jenis buku sudah tersedia versi pdf nya di internet. Atau kita bisa mengakses aplikasi yang dibuat khusus untuk membaca buku, seperti iPusnas, layanan membaca buku secara online dan gratis dari Perpustakaan Nasional.

Tuh, banyak sekali kan kemudahan yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan minat baca? Tentunya jangan lupa untuk menerapkan hal-hal di atas dan ajak orang terdekat untuk mulai melakukannya.