covid-19, Lifestyle

Stoicism: Cara Tepat Menghadapi 2020

Written by Shafira Annisa Putri

Rasanya tidak berlebihan jika mengatakan bahwa tahun 2020 dapat dibuat menjadi sebuah film.  Mulai dari isu akan terjadinya perang dunia ke-3 pada bulan Januari sampai terjadi dan meluasnya pandemi Covid-19.

Kasus kedua ini menyebabkan kegiatan sehari-hari menjadi berubah mengurangi interaksi sosial manusia dibandingkan sebelum terjadinya pandemi. Hal ini tentu dapat mengancam ketenangan jiwa. Tapi tahukah kamu? ada sebuah aliran filosofi yang tentunya mudah diikuti untuk membantu mengembalikan ketenangan jiwa kita itu, lho! Nah aliran ini disebut juga dengan stoicism.

Apa itu Stoicism?

Photo by: Hans Reniers on Unsplash

Stoicism merupakan sebuah aliran filsafat yang membantu mengarahkan pikiran dan tindakan dalam berbagai peristiwa. Aliran filsafat ini percaya bahwa mungkin memang manusia tidak memiliki kekuatan untuk mengatur segala peristiwa yang terjadi, namun manusia dapat mengatur cara pandang terhadap peristiwa tersebut.

Pada awalnya, stoicism merupakan nama dari sekolah yang mengajarkan aliran yang berkaitan pada tahun 301 sebelum masehi di Yunani. Sekolah stoicism sendiri ditemukan oleh seorang pedagang yang bernama Zeno of Cyprus. Namun walaupun sekolah stoicism tersebut sudah bubar, namanya masih dipakai untuk menyebut aliran yang diajarkannya.

Sebab akibat

Photo by: United Nation on Splash

Aliran stoicism percaya bahwa semua hal yang terjadi di dunia ini disebabkan oleh sebuah jaringan sebab akibat yang luas (logos). Jaringan sebab akibat ini menghasilkan sebuah struktur alam yang seimbang. Seperti yang sudah disebutkan, manusia tidak selalu mempunyai kekuatan untuk mengatur logos.

Dibandingkan memikirkan dan mengindamkan jika saja pada tahun 2020 tidak terjadi pandemi dan hal lainnya, seorang stoic (sebutan bagi mereka yang mempelajari aliran stoicism) akan mencoba menghadapi dunia dengan apa adanya. Memikirkan apa yang bisa dilakukan dengan alat yang saat ini tersedia.

Apa yang bisa dikendalikan dan tidak

Photo by: Olga Kononeko on Unsplash

Secara spesifiknya apa saja sih yang dapat dikendalikan oleh manusia dan tidak? Nah, menurut aliran stoicism terdapat tiga hal yang dapat dikendalikan manusia dan delapan hal yang tidak.

Ketiga hal yang dapat dikendalikan adalah pikiran, penilaian terhadap suatu hal dan tindakan. Sedangkan delapan hal yang tidak dapat dikendalikan adalah bentuk tubuh, kematian, reputasi, kesehatan, kekayaan, pekerjaan, tindakan orang lain dan situasi seperti pandemi ini.

Manusia dapat mengendalikan hal-hal seperti kekayaan dan kesehatan sampai tingkat tertentu namun tidak sepenuhnya. Sebagai contoh, jika pandangan ini diaplikasikan pada situasi pandemi, manusia dapat melakukan berbagai pencegahan virus tetapi peluang untuk terjangkit virus itu pun masih ada.

Ketika hal yang dapat dikendalikan manusia hanyalah pikiran, penilaian dan tindakan yang akan dilakukan untuk menghilangkan virus.

Nah di atas  merupakan ulasan singkat terkait Stoicism yang dapat diterapkan ketika menghadapi pandemi di tahun 2020 ini. Perlu diingat bahwa artikel ini hanyalah sepenggal kecil dari ajaran yang dianut oleh aliran filsafat stoicism.

Akan tetapi dapat diambil pelajaran jika memang tidak semua hal berada di bawah kendali manusia. Manusia hanyalah bisa mengatur cara pandang dan tindakan mereka terhadap hal-hal tersebut.

Referensi:
Salzgeber, J. (2019, April 12). What Is Stoicism? A Simple Definition & 10 Stoic Core Principles. Retrieved from https://www.njlifehacks.com/what-is-stoicism-overview-definition-10-stoic-principles/

Sipahimalani, S. (2020, June 27). Stoicism and its Contents: Why this philosophical discipline still matters. Retrieved from https://www.moneycontrol.com/news/trends/book-review-trends/stoicism-and-its-contents-why-this-philosophical-discipline-still-matters-5464671.html

What Is Stoicism? A Definition & 9 Stoic Exercises To Get You Started. (2020, May 08). Retrieved from https://dailystoic.com/what-is-stoicism-a-definition-3-stoic-exercises-to-get-you-started/

Tren Bersepeda Kembali Marak Saat Pandemi

  ·   2 min read

Siapkah Indonesia Menghadapi New Normal?

  ·   3 min read

7 Tips Menjaga Pikiran Tetap Sehat Saat Pandemi

  ·   3 min read