Produktivitas

Merasa Kariermu Stuck? Cobalah 7 Tips Berikut

Written by Kriscahyani

Dalam berjuang menjadi versi terbaik dari diri kita, kita tentu berkeinginan untuk terus berkembang. Termasuk dalam berkarier. Namun kadang kala, kita bisa kehilangan motivasi dan rasa antusias di pertengahan, tidak seperti pertama kali memulai bekerja.

Lalu kejenuhan mulai datang. Kita merasa stuck, disitu-situ saja, belum mencapai sesuatu yang signifikan. Perasaan lain pun datang dan mengarah ke penyesalan tentang mimpi yang tidak terpenuhi dan lama-kelamaan meningkat. Bahayanya, hal ini dapat berpengaruh pada kualitas pekerjaan kita.

Lalu bagaimana caranya untuk mengatasi perasaan stagnan tersebuk? Yuk simak tips berikut ini

Temukan apa yang ingin kamu lakukan

Terkadang kita bisa kehilangan tujuan bahkan tujuan tersebut dapat berubah kapanpun. Hal ini wajar kok. Kamu tidak perlu mengejar tujuan awal yang tidak lagi menginspirasimu.

Cobalah untuk menanyakan pada dirimu sendiri. Apa yang ingin kamu lakukan sekarang? Apa yang ingin dan dapat kamu miliki? Jawabannya akan membantumu untuk mengejar tujuan yang ingin kamu capai. Kemudian tetaplah fokus dalam bergerak mencapai tujuan tersebut.

Ubah pola pikir

Apa yang kita rasakan bermula dari cara kita memandang sesuatu. Seringkali stagnasi muncul disebabkan oleh ketakutan dan masalahnya ada pada pola pikir kita.

Mungkin kamu menginginkan tujuan tertentu, tetapi takut mengambil tindakan. Atau kamu berpikir bahwa kamu tidak akan pernah menjadi lebih baik ketika mencoba proyek baru.

Mulai sekarang, bangunlah pola pikir dan kepercayaan diri bahwa kamu dapat memulai untuk berinovasi dan mengembangkan. Mengutip dari Dr. Kerry Petsinger dalam lifehack.org, kamu dapat mulai mengubah pola pikir dengan terlebih dahulu memberikan afeksi verbal untuk menyemangati dirimu sendiri.

Misalnya, jika biasanya kamu berkata pada diri sendiri, “Saya tidak akan pernah bisa memulai bisnis,” ubahlah menjadi, “Saya tidak tahu bagaimana memulai bisnis, tetapi saya akan tekun mempelajarinya.”

Istirahatlah sejenak

Padatnya jadwal kerja dan jumlah pekerjaan yang harus kamu selesaikan dapat membuatmu merasa jenuh. Mungkin sudah saatnya untuk kamu rehat sejenak. Cobalah untuk pergi berlibur di akhir pekan atau meminta izin cuti beberapa hari dari kantormu.

Gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan perspektif hidup yang baru. Kamu dapat melakukan tips nomor 1 di atas. Pikirkan tujuan yang ingin kamu raih, apa yang ingin kamu ciptakan untuk masa depanmu. Ini bisa jadi langkah pertamamu menemukan jawaban lho!

Meningkatkan kemampuan

Kejarlah kesempatan untuk selalu meningkatkan kemampuanmu. Pelajari kekuatan, bakat, dan apa yang menjadi passion-mu. Kemudian selaraskan tujuan yang ingin kamu capai dengan ketiga hal tersebut.

Ini akan membantumu memaksimalkan potensi yang ada dalam dirimu dan meminimalkan perasaan stuck yang cenderung mengarah pada frustrasi. Ikutilah seminar atau pelatihan baik yang diadakan oleh tempatmu bekerja atau dari eksternal.

Jangan bosan untuk selalu membaca buku. Dengan begitu kamu akan mendapat banyak insight untuk menciptakan peluang baru untuk memajukan dirimu.

Coba sesuatu yang berbeda dari rutinitasmu

Berada di lingkungan yang sama dan melakukan hal yang sama berulang-ulang menjadi salah satu faktor yang membuat kita merasa stuck. Apalagi kita banyak menghabiskan waktu dengan orang yang sama pula. Nah, lakukanlah sesuatu yang berbeda dari biasanya.

Ubah hal-hal di sekitarmu. Mulailah dengan hal-hal sederhana, seperti mengambil rute jalan berbeda saat akan pergi bekerja atau makanlah sesuatu yang berbeda untuk sarapan. Nikmati makan siang dengan rekan kerja yang jarang terlibat obrolan denganmu sebelumnya.

Menurut Celestine Chua dilansir dari lifehack.org, konteks yang berbeda akan memberikanmu rangsangan berbeda yang selanjutnya memicu berbagai pemikiran dan tindakan dalam dirimu.

Kelilingi dirimu dengan profesional yang menginspirasimu

Alih-alih membiarkan dirimu terus-menerus terjebak dalam stagnasi, keluarlah dan belajar. Belajar dari orang-orang yang bisa disebut profesional yang telah melakukan apa yang menjadi impianmu. Antusiasmu akan meningkat ketika bertemu dengan orang-orang yang menginspirasimu.

Berdiskusi dengan orang yang profesional di bidangnya, selain bisa membantumu meningkatkan kemampuan juga memperluas jaringanmu. Ini tentu memberikan dampak positif bagimu ke depannya untuk berkembang dan maju.

Diskusikan dengan atasan

Tidak selamanya resign menjadi pilihan terakhir yang bijak ketika kamu ingin mencoba sesuatu yang baru. Cobalah untuk berdiskusi dengan atasanmu terlebih dahulu.

Tanyakan apakah dia punya saran dan kritik terhadap kinerjamu selama ini. Kemudian tawarkan dirimu untuk melakukan proyek atau pekerjaan baru dengan cara yang inovatif.

Langkah-langkah di atas tidak akan secara ajaib mengubah hidupmu, tapi setidaknya membantumu lepas dari perasaan stuck. Kembali menemukan tujuanmu yang akan mendorongmu  kembali berjuang dan meningkatkan kualitas dirimu. Tetap semangat!

Sumber Referensi

Chua, C. (2020,   January 21). Retrieved from www.lifehack.org:   https://www.lifehack.org/articles/featured/5-steps-to-move-out-of-stagnancy-in-life.html

Petsinger, D. K.   (2020, January 21). Retrieved from www.lifehack.org:   https://www.lifehack.org/630925/feeling-stuck-is-not-fun-this-is-how-i-never-feel-stuck-in-life-again