News

Microblogging : Inilah Rahasia Tren Konten Instagram Saat Ini

Written by Arni Tsalitsa

Saya sering sekali membaca keluhan mengenai sistem kinerja Instagram saat ini yang makin membingungkan dari para pengguna platform media sosial tersebut, khususnya mereka yang menjalankan bisnis online dan menjadikan Instagram sebagai lapak untuk berdagang.

Mereka mengatakan bahwa semakin kesini, tahun berganti tahun, instagram sebagai tempat berjualan sudah tidak lagi bersahabat.

Semakin sulit untuk menempatkan postingan kita agar terlihat di bagian atas beranda orang lain (followers) ataupun tampil di bagian explore.

Semua ini berubah dikarenakan algoritma Instagram telah diatur lebih ketat, pihak Instagram ingin menunjukkan bahwa instagram adalah media sosial, tempat untuk berinteraksi antar pengguna, bukan untuk tempat berdagang mencari keuntungan.

Eitss…hal ini bukan berarti pemilik bisnis online tidak dapat lagi menjadikan Instagram sebagai tempat untuk berdagang yaa….bukann! Tenang, masih bisa kok!.

Buat kamu yang memiliki budget lebih, kamu dapat mempromosikan produkmu melalui instagram ads. Kalau kamu belum mampu, gunakanlah cara lain agar orang lain tertarik dengan akunmu. Salah satu cara tersebut adalah konten.

Ya, perhatikan betul kontenmu. Ini juga berlaku saat kamu menggunakan Instagram Ads yaa... Konten dengan gaya bahasa menarik, singkat dan bermanfaat biasanya lebih disukai oleh orang-orang.

Kalau konten yang kamu buat itu memicu interaksi antara kamu dan pengguna lain, otomatis engagement akunmu meningkat dan berpeluang untuk dapat muncul di beranda, explore, serta berpengaruh terhadap penjualan produk kamu.

Lantas bentuk konten seperti apakah yang sekarang banyak disukai oleh orang-orang? Pernahkah kamu mendengar microblog pada Instagram? Semua orang mungkin pernah mendengar tentang platform blogging.

Secara umum orang akan mengatakan Wordpress ataupun Blogger adalah platform utama yang digunakan untuk menulis dan menerbitkan postingan blog.

Namun belakangan ini ada kecenderungan trend menggunakan media sosial seperti instagram sebagai platform blogging. Ini disebut microblogging, sebuah istilah yang sering diterapkan ke blog Tumblr dan umumnya merupakan cara singkat untuk berbagi pembaruan.

Jadi Apa Itu Microblogging?

Microblogging menggunakan situs media sosial, dalam hal ini adalah Instagram yaitu proses untuk benar-benar menulis teks (caption) yang baik dan bersifat informasi serta memberikan pengikut kamu kesempatan untuk berada di dalamnya (interaksi). Hal ini sangat mirip dengan posting blog bentuk pendek.

Adanya postingan dalam bentuk microblog memungkinkan kamu untuk fokus pada berbagai bidang yang mungkin tidak dapat dibicarakan secara mendalam dan detail.

Sebagai contoh kebanyakan blog pasti akan memuat informasi secara terinci dan memiliki teks yang panjang, tetapi saat saya menggunakan Instagram dengan microbloguntuk berbagi ilmu mengenai tips berbisnis, DIY crafts, resep masakan, dan lain-lain maka saya akan menjadikannya lebih singkat.

Poin-poin penting saja yang perlu dimasukkan agar pembaca langsung menangkap intinya.

Contoh microblog. Sumber : instagram.com/ayomsatrio

Pada dasarnya ini adalah cara yang lebih baik untuk menyusun strategi konten di Instagram, bukan hanya sekedar media sosial ataupun tempat berbisnis, tetapi ini juga tempat untuk berbagi ilmu dan belajar menjadi manusia yang lebih bermanfaat bagi orang lain.

Baca Juga: Tips Membangun Hubungan Baik dengan Mentor.

Bagaimana Cara Menulis Microblog untuk Pemula?

Saat kamu akan menulis microblog di Instagram mungkin kamu akan merasa kebingungan dan bertanya apa yang harus saya lakukan terlebih dahulu?

Pertama, pikirkan konten apa yang akan ditulis. Dalam membuat sebuah konten untuk microblog, kamu tidak harus berpikiran terlalu keras apa yang akan ditulis, bagaimana kata-katanya.

Carilah informasi-informasi penting dari suatu blog atau website dan ambilah poin bahasannya. Jangan menulis sama persis apa yang ada di blog! Ubahlah dengan kata-katamu. Jika pada akhirnya kamu memutuskan untuk mengambil tulisan pada blog atau website orang lain, maka saya sarankan cantumkan juga sumbernya. Jika kamu memiliki blog sendiri, itu jauh lebih baik.

Kamu boleh menulis konten yang sesuai dengan isi akun Instagrammu ataupun tidak. Misalnya, saya memiliki akun Instagram yang digunakan untuk bisnis online bunga atau florist.

Biasanya microblogyang dibuat membahas tentang how to makehandbouquet, tips merawat bunga segar, jenis-jenis bunga, dan lain-lain. Namun, saat sedang stuck saya sering kali menulis microblog mengenai quote dari orang-orang sukses, filter/cara edit foto yang cocok untuk feed Instagram agar lebih menarik, lifestyle, konten motivasi, dan lain sebaginya.

Intinya buatlah konten pada microblog yang dapat memicu ketertarikan orang lain serta dapat menimbulkan like, comment, save, dan share.

Sumber : unsplash.com/@georgiadelotz

Saat microblog tersebut akan diposting, jangan lupa juga sertakan hashtag yaa, agar lebih mudah dan banyak ditemukan oleh para pengguna media sosial Instagram.

Kedua, setelah kamu memikirkan konten maka selanjutnya pikirkanlah desain yang harus dibuat. Kamu dapat membuat desain microblogmenggunakan Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Canva, PicsArt, dll.

Pakailah aplikasi desain yang sesuai dengan kemampuanmu. Agar lebih bagus, kamu dapat menambahkan gambar pada desain dan sesuaikan juga fontnya.

Berapa Panjang Caption Microblog yang Harus di Tulis pada Instagram?

Teks Instagram dapat terdiri dari 2.000 karakter (bukan kata-kata), jadi ketika kamu melakukan microblogging, pastikan kamu tidak menggunakan lebih dari 2.000 karakter yaa.

Apakah Postingan Instagram Harus Selalu Menggunakan Microblog?

Mungkin akan terlintas dipikiranmu bahwa microblog adalah cara yang paling tepat saat ini untuk membuat postingan di instagram lebih menarik. Kamu mulai berfikir kapan jadwal yang sesuai untuk membuat microblog, konten dan desain seperti apa yang harus saya buat lagi?.

Apakah teks Instagram harus diisi dengan 2.000 karakter yang akan menghanyutkan para pengguna? Jawabannya adalah tidak. Memang benar microblog itu konten pada instagram yang sedang trend karena selalu bermunculan di explore, namun hal-hal seperti ini jangan dibiarkan membanjiri pikiran kamu.

Kamu tidak harus microblogging untuk setiap postingan, dan jika kamu tidak menulis apa pun, itu tidak akan menghentikan kamu dari memposting.

Hal terbaik dalam menggunakan instagram adalah jika kamu secara konsisten memposting konten setiap hari dan kamu dapat mengunakan cara microblog dua kali seminggu.

Saran Postingan Instagram Microblog

Supaya lebih optimal, kalian bisa memakai beberapa saran atau rekomendasi postingan instagram microblog.

  1. Bagikan tips dan trik. Bagikan tips dan trik bermanfaat yang terkait dengan akun kamu untuk menjangkau pemirsa baru.
  2. Buat tutorial yang sesuai dengan market. Bisa resep masakan, tutorial kerajinan,  life hack sederhana dan selanjutnya bagikan ke Instagram. Tutorial adalah jenis konten visual yang sempurna, dengan menggunakan sistem tagar (hashtag) tentunya akan memastikan bahwa postingan dilihat oleh lebih banyak pemirsa daripada sebelumnya.
  3. Mulai diskusi. Salah satu cara terbaik untuk melibatkan pembaca postingan adalah memulai percakapan di media sosial. Gunakan Instagram untuk mengajukan pertanyaan kepada pengikut kamu atau untuk memulai diskusi di komentar, dan pastikan untuk menanggapi mereka juga, oke?!
  4. Bagikan momen di belakang layar. Jika kamu seorang pebisnis pada bidang fashion misalnya, maka bagikanlah foto dari balik layar pemotretan produk kamu.
Sumber : pinimg.com

8 Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat #diRumahAja

  ·   5 min read

8 Langkah Mudah agar Aman Saat Berbelanja

  ·   4 min read