Lifestyle

4 Permainan Jadul untuk Family Time yang Bikin Nostalgia dan Mengusir Stres

Written by Kriscahyani

Pernah mengenang kembali masa-masa kecilmu? Permainan apa saja yang suka kamu mainkan di rumah saat itu? Mungkin kamu pernah sesekali berpikir melepaskan penat dengan melakukan kembali permainan yang menyenangkan tersebut. Mengapa tidak?

Memang sudah menjadi konstruk sosial yang familiar dimana ketika umur kita semakin bertambah yang seringkali dikaitkan dengan kedewasaan kita akan semakin mengesampingkan kebutuhan untuk bermain. Padahal bermain merupakan salah satu kebutuhan yang penting untuk dipenuhi.

Selain bernostalgia dan meningkatkan quality time dengan keluarga atau teman, permainan masa kecil kita menimbulkan kesenangan tersebut juga dapat menghilangkan penat yang dapat berangsur menjadi stres lho!

Penasaran contohnya apa saja? Nah, berikut beberapa permainan yang dapat kamu mainkan bersama keluarga di rumah dan mengurangi stres.

Puzzle

source : unsplash.com

Melansir dari verilymag.com, bermain puzzle dapat menghilangkan kecemasan dan meningkatkan daya ingat. Bermain puzzle membantu kita menenangkan pikiran dan memperkuat fokus melalui pengulangan pola konsentrasi.

Puzzle berguna untuk merangsang pikiran. Menyatukan puzzle memaksa kita untuk menghubungkan antara warna dan bentuk, yang memperkuat koneksi antara sel-sel otak kita dan membantu menciptakan sel-sel otak baru. Membantu memicu respons relaksasi, respons yang berlawanan dengan kondisi stres.

Congklak/dakon

source : unsplash.com

Sebagian ada yang menyebutnya congklak sedangkan di wilayah lain ada yang menyebutnya dakon, makaotan dan sebutan lainnya. Permainan tradisional yang satu ini hampir dapat dijumpai di seluruh wilayah Indonesia.

Nah bagaimana dengan kamu? Atau kamu sudah lupa cara memainkannya? Tidak afdhol rasanya kalau masa kecilmu tidak dihiasi dengan permainan congklak. Permainan yang identik dengan  biji dan lumbung atau lubang ini akan membuatmu menghilangkan berbagai batasan dan hambatan dalam diri. Selain dapat membuatmu terbebas dari stres juga meningkatkan kreativitasmu, lho!

Permainan papan

source : unsplash.com

Hampir semua orang dewasa pernah memainkan permainan papan misalnya monopoli, ular tangga, scrabble dan sebagainya semasa kecil mereka. Ternyata melalui permainan tersebut, dapat membantu kita menurunkan stres. Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan dari sebuah penelitian bahwa struktur pada permainan papan dapat membantu kita menghilangkan stres.

Nah, cobalah periksa kotak mainanmu atau adikmu untuk mencari monopoli atau yang lainnya, lalu mulailah menikmati permainan dengan keluargamu.

Bongkar pasang/Lego

source : unsplash.com

Memainkan bongkar pasang atau lebih dikenal juga dengan lego ketika kanak-kanak tentu menyenangkan. Kita bebas berimajinasi dan membangun imajinasi kita menjadi hal yang nyata melalui beragam batang blok. Menyusun potongan blok tersebut mengajarkan kita untuk fokus yang dapat membuat kita melupakan sejenak kecemasan dan hal yang membuat stres.

Hal yang sama diungkapkan pula oleh Psikolog Klinis Ratih Ibrahim yang dikutip dari lifestyle.okezone.com bahwa lego dapat menjadi sarana relaksasi yang tepat. Memainkan lego akan selain membuat kita terhibur,  juga membuat pikiran menjadi lebih tenang, tekanan dan beban menghilang sehingga kita bisa merasa lebih rileks dan jauh dari stres.

Jangan biarkan dirimu tenggelam dalam kepenatan dan tekanan yang dapat membuatmu stres nantinya. Isilah waktumu dengan bersenang-senanglah bersama teman atau keluargamu di rumah dengan permainan di atas. Selamat mencoba!

Referensi

Frizona, V. (2018, February 21). Selain   Menghilangkan Stres, Ini Manfaat Main Lego untuk Orang Dewasa. Diambil   kembali dari https://lifestyle.okezone.com/read/2018/02/20/196/1862308/selain-menghilangkan-stres-ini-manfaat-main-lego-untuk-orang-dewasa

Warner, C. (2020, March 9). Childhood Activities   and Toys That Can Help You De-Stress. Diambil kembali dari   https://verilymag.com/2020/03/childhood-games-for-adult-destress-board-game-party

Stoicism: Cara Tepat Menghadapi 2020

  ·   3 min read