Bisnis

Mengapa Kamu Terus Kehilangan Followers Instagram?

Written by Arni Tsalitsa

Semua orang menginginkan pengikut Instagram, kan? Puluhan, ratusan, ribuan, bahkan jutaan. Hmm…butuh usaha ekstra dan waktu yang tidak sedikit agar keinginan itu tercapai.

Instagram adalah cara terbaik untuk menemukan prospek baru dan pelanggan potensial untuk bisnis kecil yang sedang kamu geluti.

Kamu membuat akun bisnis Instagram dengan harapan menunjukkan betapa hebatnya bisnis kamu sambil menemukan orang-orang yang akan menyukai produk dan merekmu.

Satu hal yang harus kamu waspadai dalam menggunakan Instagram adalah orang-orang yang mengikuti kamu (orang tidak dikenal) sebenarnya memiliki tujuan untuk berhenti mengikuti kamu.

Ini disebut 'metode ikuti / berhenti ikuti' dan sayangnya orang benar-benar menggunakan ini agar jumlah pengikut mereka meningkat.

Misalnya saja, saya pernah mengklik tombol ‘íkuti’ suatu akun bisnis karena saya menyukai konten dan produknya. Saya juga tidak ingin kehilangan akun tersebut. Setelah saya mengkliknya, beberapa menit bahkan detik pasti ada akun lain sejenis yang tiba-tiba nge-follow akun saya. Pernahkah kalian mengalaminya juga?

Akun-akun yang seperti ini biasanya tidak lama untuk terus mengikuti kita, beberapa hari,minggu atau bulan mereka akan unfollow kita.

Ya, unfollow! Ini tak-tik mereka agar kita mau follow backmereka bahkan berharap agar kita tertarik dengan produk mereka.

Tidak hanya akun bisnis yang tiba-tiba sering mengklik tombol ikuti, tapi orang-orang yang bukan menggunakan akun bisnis pun saat ini banyak yang menggunakan tak-tik tersebut demi followers naik. Biasanya sih ciri-ciri orang seperti itu memiliki followersdalam jumlah sedikit atau 0.

Saya sangat sering menjumpai hal-hal tersebut dalam akun Instagram saya.  Sekarang follow,besoknya sudah unfollow aja hehe…

Namun dari cerita di atas, secara umum ada beberapa hal utama yang menyebabkan jumlah followers Instagram kita sering menurun? Apa saja kah itu? Yuk, simak beberapa alasannya!

Bio Kamu Tidak Optimal

Instagram memberi kamu kesempatan untuk memberi tahu dunia tentang apa yang kamu tawarkan. Membuat bio Instagram yang optimal itu termasuk memberi tahu audiens apa yang kamu lakukan dan siapa yang kamu layani.

Menambahkan beberapa emoji di bio akan membuat profilmu menonjol dan menarik pengikut baru ke halaman kamu. Sertakan kata kunci tentang siapa kamu dan apa yang kamu lakukan juga.

Misalnya, jika kamu memiliki usaha dalam bidang kosmetik, maka dalam bio kamu dapat mendaftarkan keterangan bahwa akun yang kamu miliki merupakan perusahaan kosmetik.

Pikirkan tentang seseorang yang memutuskan apakah akan berhenti mengikuti kamu atau tidak. Apakah bio kamu memberi tahu mereka bagaimana kamu dapat membantu mereka atau apakah kamu sudah secara jelas menuliskan siapa kamu dalam bio.

Ingatlah untuk menambahkan lokasi kamu dan membuat bio selengkap mungkin sehingga audiens kamu tidak bingung mengapa mereka mulai mengikuti kamu sejak awal.

Profilmu Membingungkan

Suatu hari kamu memposting foto keluarga dan hari berikutnya kamu memposting tentang politik. Menjaga halaman bisnis kamu secara konsisten dengan konten yang terkait dengan bisnis adalah penting.

Ketika audiens kamu merasa mereka tidak tahu apa yang kamu posting, mereka akan mulai menekan tombol berhenti ikuti. Buat profil bisnis Instagram kamu menarik dan sesuai topik.

Tidak apa-apa untuk mengirim posting dan kutipan yang menghibur, tetapi kamu perlu menyelaraskan setiap posting kembali ke tujuan bisnis.

Kamu Terhubung dengan Orang Yang Salah

Mungkin kamu selalu memposting gambar berkualitas tinggi, tetapi ingatlah untuk tetap konsisten dengan branding dan memiliki bio Instagram yang optimal.

Satu hal yang perlu kamu pertimbangkan adalah orang-orang yang mengikuti kamu. Apakah pengikut ini pelanggan ideal kamu? Buka pengikut Instagram kamu sekarang dan gulir untuk melihat siapa yang benar-benar mengikuti kamu.

Ketika kamu secara konsisten kehilangan pengikut, itu bisa disebabkan oleh fakta bahwa kamu menggunakan tagar yang salah dan akhirnya menemukan pengikut yang tidak tertarik pada kamu untuk jangka panjang.

Jika kamu pernah membeli pengikut di masa lalu, itu bisa menjadi alasan lain mengapa kamu tidak dapat mempertahankan jumlah pengikut kamu di Instagram.

Selalu gunakan cara terbaik dengan cara organik dan membangun komunitas yang terlibat dari bawah ke atas.

Ketika kamu menjaga audiens dan pelanggan potensial kamu terlebih dahulu, maka kamu mengatur bisnis untuk sukses. Saat ini banyaknya jumlah pengikut di Instagram bukanlah penentu bahwa bisnis tersebut benar-benar sukses dan memiliki penghasilan tinggi.

Lebih baik memiliki followers sedikit tetapi itu potensial terhadap bisnismu, daripada followers banyak tetapi tidak memberikan income kepadamu. Benar kan? hehe...

Karyawan vs Pengusaha, Pilih yang Mana?

  ·   5 min read

Perbandingan Personal Brand vs Corporate Brand

  ·   5 min read