Produktivitas

Bagaimana Menulis Konten Setiap Hari, Walau Kehabisan Ide

Written by Abid Ra

Beberapa hari belakang ini sering saya merasa kehabisan ide ketika akan menulis konten setiap hari. Padahal pada pagi hari biasanya ketika bangun tidur, banyak ide yang ada dalam otak saya.

Tapi ketika akann membuatnya dalam suatu tulisan/konten, tiba-tiba ide tersebut sulit untuk dituangkan. Atas latar masalah ini saya akan membuat suatu tuilsan, yaitu Bagaimana Membuat Konten Setiap Hari, Walau Kehabisan Ide.

Apa yang terjadi ketika kita sedang stuck menulis?

Saya yakin, kehabisan ide ataupun kebuntuan ketika berfikir merupakan hal yang sementara. Itu ibarat seperti rasa malas kita, bagaikan sebuah selimut dipagi hari. Itu akan terasa nyaman, tapi kalau kita tidak memulai suatu tindakan, rasa nyaman itu kita akan hilang.

Hal inilah yang membuat kadang kita terlalu nyaman ketika sedang buntu untuk membuat konten.

Tapi, stuck ketika menulis itu tidak apa-apa

Bahkan orang sekreatif apapun pada waktu kapanpun, akan aja ada hari dimana dia akan buntu dalam membuat konten setiap harinya. Itu pasti, karena biasanya pasti ada saja distraksi yang dijumpai.

Kita dituntut juga membuat sesuatu yang terbaik dengan kondisi yang harusnya baik juga.

Kita tahu kita harus membuat konten setiap hari

Ini akan membuat ide-ide terus mengalir sehingga kebuntuan itu tidak kita jumpai. Menulis setiap hari menambah tubuh terbiasa untuk produktif, dan melatih kita untuk bertahan - di luar kemauan kita (apa yang disebut Steven Pressfield) sebagai Perlawanan.

Saya tidak terlalu sering stuck ketika menulis, tapi ketika saya stuck saya akan minum kopi

Serius, stuck ketika menulis adalah hal yang biasa. Bahkan ketika stuck kadang kita mulai berfikir, kenapa saya menulis ini. Apa ini yang terbaik? Apa kalimat selanjutnya.

Ya, itu terjadi pada semua penulis.

Bahkan penulis terkenal sekelas J.K. Rowling, John McPhee ataupun Stephen King saya yakin ketika dia menulis novelnya itu. Ada kalanya dia buntu bagaimana kelanjutan dari cerita didalam novel tersebut.

Untuk mengatasi stuck atau buntu ketika menulis. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Kalau saya pribadi, saya akan meminum kopi dan beristirahat sejenak dan setelahnya bisa mencari referensi lagi.

Tips Membuat Konten Ketika Sedang Stuck

Berikut ini saya akan memberikan tips untuk kalian agar bisa menulis konten setiap hari bahkan ketika otak sedang stuck.

Mindset

Selalu set pikiran kalian bahwa setiap hari kalian harus membuat konten. Karena dengan kita set otak kita ada tugas yang harus kita selesaikan setiap harinya. Maka bagaimanapun otak kita akan diatur untuk menyelesaikan itu.

Ini penting, jika kita terlalu nyaman ketika sedang stuck, pada hari-hari selanjutnya kalian akan berasa tidak semangat lagi untuk membuat konten.

Karena pada dasarnya motivasi terbesar ada pada diri kita sendiri. Maka dari itu set mindset kita bahwa kita harus menulis setiap hari.

Istirahat

Istirahat sejenak juga tidak ada salahnya. Luangkan waktu kalian untuk refresh pikiran. Untuk refresh pikiran ini banyak cara yang dapat dilakukan.

Setiap individu pasti memilki cara masing-masing untuk refresh pikirannya itu. Kalau saya biasa minum kopi, nonton ataupun sekedar jalan-jalan ringan diluar untuk menghirup udara segar.

Jangan menyerah

Segerlah untuk memulai lagi, bahkan dalam keadaan terburuk sekalipun. Setidaknya kalian sudah berusaha walau hanya menghasilkan sepatah dua patah kata. Setidaknya jangan pernah berhenti sama sekali.

Dengan kalian selalu melawan diri kalian sendiri, kalian akan terbiasa juga nantinya untuk mengontrol emosi kalian ketika sedang malas.

Terbiasa

Ketika kalian sudah terbiasa untuk melawan kondisi stuck ketika menulis. Ketika kalian menghadapi masalah serupa, yakinlah masalah itu tak sebesar sebelum-sebelum ini.

Terbiasalah diawal sehingga mudah diakhir. Jangan pernah potong mata rantai, karena sekali potong. Susah untuk kembali lagi.


Sekian tulisan pribadi saya ini, semoga bisa memotivasi para pembaca untuk bisa keluar dari buntu ketika menulis. Pepatah mengatakan, keluarlah dari zona nyaman jika kalian ingin berkembang.

Ayo, jangan ditunda lagi! Mulai dengan hal kecil sehingga menjadi hal besar. Tunggu apalagi!