Bisnis, Work

5 Tips Penting Personal Branding untuk Business Woman

Written by Arni Tsalitsa

Jika kamu memiliki kehadiran atau sering menampilkan diri dalam jaringan online, maka kamu memiliki personal branding.

Sama seperti brand korporat, setiap pembaruan status, tweet, postingan blog dan foto yang kamu bagikan menjadi bagian dari gambar kumulatifmu.

Siapa pun yang melihat profil sosial kamu baik itu kolega, bos atau mitra bisnis potensial dapat membentuk pendapat tentang kamu berdasarkan pada apa yang ada di sana.

Itulah sebabnya begitu banyak profesional saat ini menginvestasikan waktu dalam membangun dan mengatur kehadiran otentik yang menyoroti kualitas terbaik mereka.

Teknologi sosial dan seluler terus membentuk kembali bagaimana kita berinteraksi, berkomunikasi, dan mendapatkan wawasan.

Teknologi ini memberikan kesempatan bagi kamu untuk membentuk pesan pada dirimu dan mengambil kepemilikan atas bagaimana orang, pelanggan, dan bisnis memandang kamu.

Bagi wanita khususnya, personal brand yang kuat dapat membuka pintu ke peluang bisnis dan karier baru.

Photo by CoWomen on Unsplash

Profesional wanita yang cerdas akan tahu bahwa menutup kesenjangan gender di tempat kerja dimulai dengan mendukung rekan kerja wanitamu, dan menempatkan diri di luar sana adalah cara terbaik untuk membuat koneksi jaringan penting dengan wanita lain dalam bisnis.

Ketika para pemimpin wanita menaiki tangga karier, mereka sering menemukan diri mereka di antara beberapa wanita dalam posisi manajemen atas.

Nah, personal branding dapat memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan dukungan dengan terhubung dengan para pemimpin wanita lainnya.

Perempuan dalam bisnis dan khususnya perempuan dalam teknologi, telah menjadi sekutu yang sangat berpengaruh.

Perempuan profesional memiliki lebih banyak peluang daripada sebelumnya, dan jaringan yang kuat dapat membuka peluang di bidang yang mungkin tidak pernah kamu bayangkan sendiri.

Photo by Andrew Neel on Unsplash

Wanita dalam bisnis dapat belajar banyak dari satu sama lain. Berbagi pengalaman kamu sendiri melalui personal branding dapat membantumu menemukan mentor dan profesional wanita lainnya yang dapat memainkan peran penting dalam hidup kamu.

Ada beberapa masalah umum yang mungkin dihadapi perempuan dalam kariernya. Namun, masing-masing akan mengambil jalan yang sedikit berbeda dengan nuansa karakternya masing-masing.

Apakah mereka baru memulai karier atau ingin maju, berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diingat wanita dalam bisnis ketika mereka sedang membangun personal branding.

Biarkan Orang Lain Tahu Dimana Kamu Berdiri


Siapa kamu dan apa yang kamu hargai adalah bagian penting dari personal brand. Kamu harus membagikan ide, saran, dan pendapat tentang subjek profesional melalui media sosial.

Photo by Christina @ wocintechchat.com on Unsplash

Ini memungkinkan pembaca untuk mengetahui kekuatan kamu, di mana kamu berdiri dan apa yang diharapkan dari kamu.

Ini juga bisa menyulut minat orang lain dalam bakat kamu, yang mengarah pada undangan untuk terlibat dalam kegiatan profesional yang sesuai dengan minat dan kompetensimu.

Terlibatlah Dalam Komunitas Kamu


Baik itu forum digital atau acara jejaring pribadi, berikan waktu untuk percakapan yang penting bagi kamu di tingkat pribadi maupun profesional.

Dengan memperkuat jaringan komunitas yang lebih besar, kamu dapat bertukar ide, menemukan saran dan terkadang juga sistem pendukung (support system) di antara mereka yang memahami manfaat dan tantangan serta dapat berempati pada berbagai tingkatan.

Photo by Kylie Haulk on Unsplash

Amy Callahan, Co-Founder dan Chief Client Officer dari Collective Bias mengatakan,

"Bisnis saat ini beroperasi dengan kecepatan rendah, sehingga memiliki koneksi adalah aset yang sangat besar. Saya menemukan orang-orang dan wanita khususnya, senang berbagi pengetahuan selama itu bukan informasi hak milik".

Jadi, tidak hanya personal brand kamu yang bermanfaat bagi organisasi, tetapi hubungan yang memungkinkan brand kamu untuk dibangun dapat menjadi kritis ketika mencari peluang berikutnya.

Kepercayaan Karier dan Rasa Memiliki


Wanita dalam lingkungan kerja yang didominasi pria sering merasa itu bukan budaya mereka. Oleh karenanya, perasaan seperti ini seharusnya benar-benar dapat membuat kamupercaya diri.

Meyakinkan diri sendiri bahwa kamu pantas untuk mendapatkan kursi dan meja dalam berkarier.

Photo by Brooke Lark on Unsplash

Berhentilah merasa bahwa kamu tidak mungkin untuk memiliki jenjang karier di dalam lingkungan kerja yang mayoritas pria, jenjang itu milikmu juga.

Ini juga bukan hanya tentang membangun dirimu sebagai seorang pemimpin dan membangun personal brand yang kuat, ini tentang mempercayai bahwa kamu termasuk di dalamnya dan benar-benar mendapatkan garis-garismu.

Itulah yang memberimu kepercayaan diri untuk mendorong kariermu maju.

Percayalah pada Apa yang Kamu Lakukan


Pengguna media sosial yang cerdas dapat melihat sosok kehadiran online yang tidak jujur ​​dari jarak satu mil, dan jika kamu berpura-pura tertarik pada sesuatu ketika sebenarnya kamu tidak, mereka akan mengetahuinya.

Begitu juga saat kamu berada dalam perusahaan milikmu ataupun perusahaan orang lain. Jika kamu tidak tertarik atau percaya pada sesuatu, maka yang lain pasti akan mengetahuinya.

Photo by You X Ventures on Unsplash

Perlu diingat bahwa ketulusan atau semangat sejati sangat penting untuk personal brand yang kredibel.

Kamu tidak bisa memalsukan gairah begitu lama, jadi pastikan kamu percaya pada apa yang kamu lakukan. Apakah itu perusahaan yang kamu bangunatau perusahaan tempatmu bekerja.

Kamu dapat mengambil banyak keterampilan dalam berbagai peran, tetapi satu-satunya cara untuk mencapai kehebatan pribadimu adalah dengan menemukan peran yang membangkitkan gairah kamu sendiri.

Buat Tindakan Nyata


Meskipun profil digital kamu adalah cara termudah bagi kontak baru untuk mengetahui tentang dirimu, namun personal brand itu melebihi apa yang kamu posting secara online.

Ini juga tentang apa yang kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Photo by Amy Hirschi on Unsplash

Ketika menyangkut personal brand, orang-orang segera berpikir untuk menulis artikel atau memiliki situs web pribadi.

Sementara semua ini dapat memperkuat dan mempertegas siapa diri kamu, pada akhirnya personal brand  kamu adalah kombinasi dari semua interaksi kehidupan nyatamu. Ini tentang bagaimana kamu membangun hubungan, bagaimana kamu merespons situasi, dan kesan apa yang ingin kamu tinggalkan.

Karyawan vs Pengusaha, Pilih yang Mana?

  ·   5 min read

Perbandingan Personal Brand vs Corporate Brand

  ·   5 min read